Jawapes, SIDOARJO – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian terus dilakukan melalui sinergi antara pemerintah desa, pendamping pertanian, Babinsa dan kelompok tani. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan penyaluran bantuan benih padi Inpari 32 dari Pemerintah kepada Kelompok Tani (Poktan) Purwo Asih, yang berlangsung pada Selasa (1/9/2026), bertempat di RT 01/RW 10, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 350 kilogram benih padi Inpari 32 disalurkan kepada para petani anggota Poktan Purwo Asih. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai salah satu upaya mendukung keberlangsungan usaha tani sekaligus meningkatkan hasil produksi pertanian di wilayah Desa Gedangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Gedangan. Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan apresiasi atas adanya bantuan benih dari pemerintah yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para petani.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya sekadar pemberian sarana produksi pertanian, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian. Karena itu, benih yang telah diterima diharapkan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dan ditanam sesuai dengan petunjuk teknis agar memberikan hasil yang maksimal.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan penyampaian informasi mengenai tata cara penanaman benih padi Inpari 32. Para petani diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung terkait teknik budidaya, pemeliharaan tanaman, serta berbagai kelebihan dan keunggulan varietas Inpari 32.
Suasana diskusi berlangsung interaktif. Para anggota kelompok tani menyampaikan berbagai pertanyaan berdasarkan pengalaman mereka di lapangan, sementara PPL memberikan penjelasan dan pendampingan agar proses budidaya dapat dilakukan secara tepat, mulai dari tahap persiapan lahan hingga pemeliharaan tanaman.
Setelah sesi penyuluhan dan diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan benih padi Inpari 32 secara simbolis kepada perwakilan petani. Penyerahan tersebut menjadi momentum penting yang menandai dimulainya pemanfaatan bantuan pemerintah untuk mendukung kegiatan pertanian Poktan Purwo Asih.
Babinsa Koramil 0816/17 Desa Gedangan Koptu M. Rifa’i menyampaikan bahwa bantuan benih padi tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para petani sekaligus bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan.
"Kami berharap bantuan benih padi Inpari 32 sebanyak 350 kilogram ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Kelompok Tani Purwo Asih. Bantuan yang sudah diterima jangan hanya dilihat sebagai bantuan berupa benih, tetapi juga sebagai kesempatan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani,” ujar Koptu M. Rifa’i.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan benih, tetapi juga membutuhkan ketekunan, pengelolaan lahan yang baik, pemeliharaan tanaman secara rutin, serta sinergi antara petani dengan tenaga penyuluh dan pihak terkait.
“Kami sebagai Babinsa akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani. Apabila ada kendala di lapangan, mari dikomunikasikan bersama agar dapat dicarikan solusi. Dengan kebersamaan dan pendampingan yang baik, mudah-mudahan hasil panen nantinya semakin meningkat,” tuturnya.
Koptu M. Rifa’i juga mengajak para petani untuk tidak ragu mengikuti arahan dan pendampingan dari PPL, terutama dalam menerapkan pola tanam serta pemeliharaan tanaman yang sesuai dengan karakteristik varietas Inpari 32.
“Harapannya, benih ini dapat tumbuh dengan baik, menghasilkan panen yang optimal, dan memberikan dampak positif bagi keluarga petani. Yang paling penting, semangat bertani harus terus dijaga karena petani memiliki peran besar dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Hariyono selaku Kapoktan Purwo Asih bersama para anggota menyambut baik bantuan tersebut. Para petani berharap bantuan benih dapat menjadi tambahan dukungan untuk meningkatkan hasil produksi sekaligus mendorong semangat anggota kelompok dalam mengembangkan sektor pertanian di Desa Gedangan.
Penyaluran bantuan benih kemudian dilanjutkan dengan pembagian benih padi kepada para anggota kelompok tani. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, PPL, kelompok tani dan masyarakat kembali menunjukkan peran penting dalam mendukung sektor pertanian. Kehadiran berbagai pihak di tengah petani diharapkan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi terus berlanjut melalui pendampingan dan komunikasi sehingga setiap bantuan yang diberikan benar-benar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, bantuan benih padi Inpari 32 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung produktivitas petani, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Gedangan.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments