Jawapes, PACITAN – Penampilan Grup Rontek Ki Ageng Sirno dari Desa Sirnoboyo, perwakilan Kecamatan Pacitan, sukses menjadi penutup yang mengesankan pada hari pertama Festival Ronthek Pacitan (FRP) 2026, Jumat (17/7/2026).
Ribuan warga yang memadati sepanjang jalur parade tampak antusias menyaksikan aksi kontingen yang mengangkat tema "Sirnaning Boyo, Sayekti, Nyawiji." Sejak memasuki arena pertunjukan, grup ini langsung menyedot perhatian berkat perpaduan musik bambu yang dinamis, koreografi yang rapi, teatrikal yang kuat, serta tata artistik yang memanjakan mata.
Melalui tema tersebut, Ki Ageng Sirno menyampaikan pesan tentang pentingnya menghilangkan segala bentuk ancaman dan perpecahan dengan mengedepankan nilai persatuan, ketulusan, dan semangat kebersamaan. Nilai-nilai itu dikemas dalam pertunjukan yang sarat makna dengan sentuhan seni tradisi khas Kabupaten Pacitan.
Sebagai penampil terakhir pada malam pembukaan FRP 2026, Grup Rontek Ki Ageng Sirno berhasil menutup rangkaian parade dengan impresi yang kuat. Penampilan mereka menjadi salah satu sajian yang paling mencuri perhatian dalam pembukaan festival budaya tahunan tersebut.
Festival Ronthek Pacitan 2026 sendiri masih akan berlangsung hingga 19 Juli 2026. Selama tiga hari pelaksanaan, puluhan peserta dari berbagai jenjang pendidikan serta perwakilan kecamatan akan menampilkan kreativitas dan inovasi dalam melestarikan kesenian ronthek sebagai warisan budaya khas Pacitan. (Not)
View


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments