Jawapes, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program penyaluran bantuan pangan. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, M.Kn, secara langsung menyerahkan bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng MinyaKita sebanyak 4 liter kepada warga Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Pabean tersebut disambut antusias oleh masyarakat penerima manfaat. Bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok warga sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, M.Kn bersama Ny. Sriatun Subandi, Pemimpin Cabang Perum Bulog Surabaya Nur Fuad Indra Mitra, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo Dr. Eni Rustianingsih, Kapolsek Sedati Iptu Masyita Dian Sugianto, perangkat desa, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan bahwa bantuan pangan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Perum Bulog sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
“Bantuan ini merupakan upaya pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan dukungan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Semoga bantuan beras dan minyak goreng ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban keluarga penerima,” ujarnya.
Subandi juga menegaskan bahwa bantuan untuk masyarakat ini tidak boleh dijual di toko-toko. Bantuan ini benar-benar harus dimanfaatkan masyarakat khususnya di Kabupaten Sidoarjo.
"Oleh karena itu, hari ini kita sidak untuk memastikan apakah betul sesuai dengan jumlah penerima di desa masing-masing," tandasnya.
Lanjut Subandi, dengan adanya geo politik, saya selaku pimpinan daerah tidak mau masyarakat di Sidoarjo kekurangan beras.
"Nanti akan digerakkan kembali penjualan beras melalui Pemkab, Polresta, maupun Kodim 0816 dengan tujuan harga terjangkau dan tidak ada lagi warga yang kekurangan beras," ujarnya.
Pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan kesejahteraan sosial.
Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga mampu meningkatkan rasa kepedulian dan gotong royong di tengah masyarakat.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum Bulog Surabaya, Nur Fuad Indra Mitra, mengatakan bahwa Perum Bulog terus mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu langkah strategis dalam menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.
“Perum Bulog berkomitmen untuk menjaga ketersediaan dan distribusi pangan bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” katanya.
Perum Bulog menggelontorkan beras untuk alokasi 2 bulan (Pebruari-Maret 2026). Untuk di Kabupaten Sidoarjo, Perum Bulog Cabang Surabaya memberikan bantuan beras kepada 181.422 PBP dengan total 3.600 ton dan 725.000 liter minyak.
Melalui program bantuan pangan ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap dapat terus memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. Sinergi antara pemerintah, Perum Bulog, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Sidoarjo yang lebih sejahtera dan berdaya saing.(Tyaz)
View

إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments