Jawapes Surabaya – Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional, banyak pembudidaya ikan dan udang masih menghadapi persoalan klasik yang terus menggerus keuntungan, mulai dari kualitas air tidak stabil, amonia tinggi, nafsu makan menurun, pertumbuhan lambat, hingga tingginya risiko kematian yang berujung pada kerugian dan gagal panen.
Menjawab tantangan tersebut, Yayasan Jawapes Indonesia Emas melalui program Jaran Kepang (Jaringan Aksi Nasional Ketahanan Pangan) memperkenalkan NUTRISI JAWAPES PANENMAX®, inovasi multi enzyme organik yang dirancang membantu pembudidaya ikan dan udang mengatasi persoalan kualitas air, menekan risiko kematian, serta mendorong panen yang lebih cepat dan maksimal.
Formulator produk, Erix Kurniawan Hendrianto, menegaskan bahwa banyak kegagalan budidaya sebenarnya berawal dari menurunnya kualitas air yang sering tidak disadari pembudidaya.
“Ketika limbah organik menumpuk, amonia meningkat, air keruh, dan kesehatan insang terganggu, maka nafsu makan serta pertumbuhan ikan dan udang ikut menurun. PANENMAX® diformulasikan untuk membantu mengurai limbah organik, menstabilkan kualitas air, mengurangi pembentukan amonia dan gas beracun, sehingga lingkungan budidaya menjadi lebih sehat dan produktif,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Menurut Erix, kualitas air yang terjaga merupakan fondasi utama keberhasilan budidaya. Dengan lingkungan yang lebih baik, pertumbuhan ikan dan udang dapat berlangsung lebih optimal, survival rate lebih terjaga, dan potensi hasil panen meningkat.
Sementara itu, Ketua Yayasan Jawapes Indonesia Emas, Rizal Diansyah Soesanto ST CPLA, menegaskan bahwa sektor perikanan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal pertanian. Perikanan adalah sektor yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketersediaan pangan. Karena itu kami menghadirkan inovasi yang dapat membantu pembudidaya meningkatkan produktivitas, menjaga survival rate, dan memaksimalkan hasil panen,” tegasnya.
Rizal menambahkan, program Jaran Kepang dibangun sebagai gerakan nyata yang menghadirkan solusi langsung kepada masyarakat, bukan sekadar konsep atau wacana.
“Pembudidaya membutuhkan solusi yang efektif, mudah diaplikasikan, dan mampu membantu meningkatkan efisiensi produksi. Jika kualitas air terjaga, risiko kematian dapat ditekan, pertumbuhan lebih cepat, dan peluang panen maksimal semakin besar. Inilah komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia,” katanya.
Dengan kemampuan membantu menstabilkan pH, mengurangi kekeruhan air, menguraikan limbah organik, menjaga kesehatan lingkungan budidaya, meningkatkan nafsu makan, mempercepat pertumbuhan, serta mendukung panen lebih cepat dan maksimal, NUTRISI JAWAPES PANENMAX® diharapkan menjadi solusi baru bagi budidaya ikan dan udang air tawar maupun air laut yang lebih sehat, produktif, dan menguntungkan.
“Dari Air Berkualitas, Menuju Panen Berkualitas.” Sebuah pesan yang menegaskan bahwa keberhasilan panen besar selalu diawali dari kualitas air yang terjaga. (Red)
View

إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments