Bupati Amelia Desiana Resmikan Warung Sambal Ciri, PAKASA Banjarnegara Langsung Gelar Reorganisasi Pengurus


Jawapes, BANJARNEGARA – Sinergi antara penguatan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya lokal tersaji apik di Kabupaten Banjarnegara. Bupati Banjarnegara, Dr. Amelia Desiana, secara resmi membuka destinasi kuliner baru, Warung "Sambal Ciri dan Wedang Rempah", yang berlokasi di Kelurahan Rejasa RT 04 RW 01, Kecamatan Banjarnegara.

​Acara peluncuran (launching) destinasi kuliner tradisional yang mengusung konsep menu pedas dan khasiat kesehatan ini berlangsung meriah. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita secara langsung oleh Bupati, dengan disaksikan oleh jajaran pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.

​Dalam sambutannya, Bupati Amelia Desiana menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dibukanya Warung Sambal Ciri dan Wedang Rempah tersebut. Menurutnya, kehadiran tempat kuliner ini memiliki nilai strategis yang melampaui sekadar tempat makan.

​"Kami berharap kehadiran Warung Sambal Ciri dan Wedang Rempah ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di wilayah Banjarnegara dan Madukoro, sekaligus memperkaya khazanah masakan lokal dan melestarikan racikan kuliner khas nusantara," ujar Dr. Amelia Desiana.

​Momentum Reorganisasi PAKASA Cabang Banjarnegara

​Menariknya, warung kuliner tradisional ini langsung didapuk menjadi saksi sejarah baru bagi pelestari budaya Jawa di Banjarnegara. Pada Minggu (28/6/2026), bertempat di lokasi yang sama, Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (PAKASA) Cabang Banjarnegara sukses menggelar agenda reorganisasi kepengurusan.

​Berdasarkan hasil musyawarah mufakat, forum secara resmi menetapkan susunan pengurus inti PAKASA Cabang Banjarnegara yang baru. Berikut adalah struktur kepengurusan yang terpilih:

​- Ketua: Mey

​- Sekretaris: Teguh Rianto

​- Hubungan Masyarakat (Humas): Suratin, S.Pd., M.Pd.

​Sementara itu, untuk posisi Bendahara, pihak paguyuban mengonfirmasi bahwa penentuannya akan dibahas dan diputuskan lebih lanjut dalam rapat internal yang dijadwalkan dalam waktu dekat.

​Perpaduan antara peluncuran tempat kuliner tradisional dan berkumpulnya para penggiat budaya ini diharapkan mampu membawa dampak positif yang beriringan. Selain memanjakan lidah para pencinta kuliner, kolaborasi ini diharapkan memicu semangat nguri-uri (merawat) kebudayaan Jawa sekaligus mendongkrak roda perekonomian masyarakat lokal di tengah tantangan modernisasi.(Heri)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

أحدث أقدم

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan