Jawapes Lumajang - Mewujudkan masyarakat yang sehat dinilai tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan tumbuhnya budaya hidup aktif yang dimulai dari kebiasaan sederhana dan keterlibatan masyarakat secara bersama-sama.
Pesan tersebut mengemuka dalam pelantikan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Lumajang masa bakti 2025–2029 yang dilaksanakan di Pendopo Arya Wiraraja, Kamis (21/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KORMI Jawa Timur, Debi Sisilia Samoa, menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, pola hidup sehat tidak selalu harus dimulai dari aktivitas yang kompleks, tetapi dapat dibangun melalui langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Masyarakat paling tidak dapat bergerak selama 30 menit setiap hari untuk menjaga kesehatan,” ujarnya.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa penguatan kesehatan masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek kuratif atau pengobatan ketika seseorang sakit, tetapi juga pada upaya preventif melalui pembentukan perilaku hidup sehat sejak dini.
Olahraga masyarakat dinilai memiliki peran penting karena mampu menjangkau berbagai kelompok usia dan latar belakang. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, aktivitas olahraga bersama juga dapat memperkuat interaksi sosial dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang berdampak positif.
Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan bahwa KORMI memiliki peran strategis dalam memasyarakatkan olahraga dan membangun pola hidup sehat di tengah masyarakat.
Menurutnya, olahraga masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial serta membangun kebiasaan positif yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi positif atas dilantiknya Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Lumajang masa bakti 2025–2029,” ujarnya.
Melalui kepengurusan baru KORMI Kabupaten Lumajang, diharapkan berbagai kegiatan olahraga masyarakat dapat semakin berkembang dengan pendekatan yang lebih kreatif, inklusif, dan mudah diakses, sehingga budaya hidup aktif dapat tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sementara itu, Ketua KORMI Lumajang Masa Bakti 2025–2029, Arif Agus Suhartono, S.E., menyampaikan bahwa KORMI memiliki peran penting dalam memasyarakatkan olahraga.
Menurutnya, keberadaan KORMI tidak hanya menyelenggarakan kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi simpul yang mempererat persatuan bangsa melalui olahraga.
Selain itu, Arif menyebut pembinaan atlet akan menjadi fokus menjelang Forprov 2026 yang sudah di depan mata.
Tujuannya mencetak generasi yang sehat, bugar, dan berprestasi. Acara pengukuhan semakin meriah dengan penampilan tiga atlet dari Sekolah Karate Dojo Mahameru Lumajang.
Ketiganya diproyeksikan mewakili Jawa Timur pada Fornas IX di Palu, Sulawesi Tengah, 2027 mendatang.(Ferry).
( Eko )
View
Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments