Jawapes, PACITAN - Pacitan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan terus memperkuat kualitas layanan pemenuhan gizi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan keamanan pangan yang digelar oleh UPT Puskesmas Tulakan di SPPG Wonoanti Tulakan II, Kamis (30/4/2026).
Pelatihan ini diikuti sebanyak 46 relawan yang nantinya akan terlibat langsung dalam penyediaan makanan dan pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait standar keamanan pangan, higienitas, serta inspeksi kesehatan lingkungan.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimca Tulakan, di antaranya Kapolsek Tulakan, Danramil Tulakan, serta staf Kecamatan Tulakan yang memberikan dukungan penuh terhadap program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat tersebut.
Dalam pemaparannya, narasumber dari Dinas Kesehatan menekankan pentingnya pengelolaan makanan yang sesuai standar, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian. Hal ini dinilai krusial untuk mencegah risiko penyakit akibat pangan serta menjamin kualitas gizi yang diterima masyarakat.
Selain materi teori, peserta juga diberikan pemahaman praktis terkait sanitasi lingkungan dapur, penggunaan alat pelindung diri, serta prosedur inspeksi kesehatan yang harus dipenuhi oleh setiap pelaksana kegiatan di SPPG.
Owner dari SPPG Wonoanti Tulakan 2 Slamet Riyanto (Gus Met) menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem pelayanan gizi yang terstandar.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap para relawan mampu menjalankan tugasnya secara profesional dan sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi yang aman, sehat, dan berkualitas. (Not)
View


إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments