![]() |
| Dosen pendamping FIK UNIB Sukorejo didampingi mahasiswi foto bersama dengan Kepala Desa Ketowan, ketua TP PKK desa dan puluhan peserta dari kader dalam kegiatan pengmas |
Jawapes, SITUBONDO - Guna meningkatkan pengetahuan bagi Kader ASI terkait langkah-langkah yang harus dilakukan saat mendampingi ibu menyusui berdasarkan Evidance based. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy (FIK UNIB) Situbondo melaksanakan pengabdian masyarakat Tahun 2026 melalui kegiatan pemberdayaan kepada kader ASI dalam pembentukan GEMPI (Gerakan Sukses Pendampingan ASI), Selasa (21/4/2026) kantor Desa Ketowan, Kecamatan Arjasa.
Kegiatan pemberdayaan ini turut dihadiri Kepala Desa Ketowan Eryanto, Ketua TP PKK Desa Ketowan Mamik Mitarius, Dosen FIK UNIB Sukorejo, Bidan Koordinator pada Puskesmas Arjasa Ida Watna, Bidan Wilayah Desa Ketowan Sri Nurina. Dan sebagai narasumber yaitu Dosen Profesi Bidan FIK UNIB Sukorejo, Bidan Dewi Andariya Ningsih, S.ST.,M.Keb. Juga diikuti puluhan ibu-ibu kader balita Desa Ketowan.
Dalam kesempatan acara itu, Bidan Dewi Andariya Ningsih, menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh FIK UNIB Sukorejo pada saat ini adalah agenda rutin setiap tahun dalam rangka menjalankan salah satu kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kemudian, dalam pelaksanaannya turun langsung ke masyarakat guna memberikan edukasi dengan melibatkan dua orang mahasiswi profesi bidan semester II, yaitu Siti Hilmi, M dan Zahrotun Naqiyah S. Untuk materi yang disampaikan kepada peserta dalam kegiatan pengmas, tentang anatomi payudara, posisi lac on saat menyusui, kendala dan solusi masalah menyusui, cara penyimpanan ASI perah, cara meningkatkan produksi ASI, teknik konseling menyusui, tanda ibu menyusui membutuhkan Kader ASI, peran dan tugas kader, serta doa-doa yang berhubungan dengan laktasi.
"Penjelasan tersebut sudah di urai lengkap di dalam buku GEMPI yang diberikan kepada semua peserta pengabdian masyarakat hari ini," jelasnya.
Sementara itu, Bidan Koordinator Ida Watna menyampaikan kepada para kader terkait pentingnya memahami materi yang disampaikan agar nantinya mereka dapat membantu mengedukasi dengan baik.
Bidan Wilayah Desa Ketowan, Sri Nurina menjelaskan tentang pentingnya edukasi laktasi kepada kader ASI karena mereka sebagai tangan panjang bidan di masyarakat. Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Kartini dan sasaran kegiatan semua perempuan yang sedang, dan akan memperjuangkan kelangsungan hidup perempuan sebagai Ibu.
"Kami berharap pasca mengikuti kegiatan ini, para kader nantinya bisa memahami dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh saat mendampingi ibu menyusui. Sehingga pemberian ASI ekslusif bisa terlaksana dengan baik," harapnya.
Di lain pihak Eryanto selaku Kepala Desa Ketowan mengucapkan rasa terima-kasih kepada FIK UNIB karena Desa Ketowan menjadi tempat berbagi ilmu, utamanya terkait ASI. (Fin)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments