Disbudpar Kabupaten Pasuruan Gelar peringatan Hari Kartini Melalui Kegiatan Ruwatan Budaya




Jawapes Pasuruan – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Pasuruan menggelar peringatan Hari Kartini dengan cara berbeda dan penuh makna melalui kegiatan Ruwatan Budaya di kawasan wisata Pemandian Banyubiru, Desa Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Minggu (12/4/2026).




Kegiatan yang memadukan nilai budaya, pelestarian tradisi, serta semangat perjuangan perempuan ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi hari, ratusan pengunjung telah memadati lokasi wisata Banyubiru untuk mengikuti rangkaian acara.


Sebelum acara dimulai, suasana Banyubiru terasa semakin kental nuansa budaya Jawa dengan lantunan musik gamelan yang mengiringi kedatangan tamu undangan dan pengunjung.


Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari berbagai unsur pemerintahan dan Forkopimcam, di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan yang diwakili Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Sigit Afendy, Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin, Danramil Winongan yang diwakili, Kecamatan Winongan yang diwakili Rusmini selaku Kasi Pemerintahan, serta Pemerintah Desa Sumberrejo yang diwakili Sekretaris Desa Mukin.


Acara dibuka dengan sambutan dari Kabid Pemasaran Pariwisata, Sigit Afendy, yang menyampaikan bahwa pemilihan kegiatan ruwatan sebagai bentuk peringatan Hari Kartini memiliki filosofi mendalam.


“Ruwatan merupakan simbol membersihkan diri dan niat, sekaligus momentum meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini. Kami ingin generasi muda, khususnya perempuan, tetap mengenang sejarah dan terus berani berkarya,” ujarnya.


Selanjutnya, sambutan dari pihak Kecamatan Winongan menekankan pentingnya emansipasi perempuan, kesetaraan gender, serta apresiasi terhadap kegiatan Spirit of Kartini yang dinilai mampu mendorong peningkatan kunjungan wisata di Banyubiru.


Pemerintah Desa Sumberrejo melalui Sekretaris Desa, Mukin, juga menyampaikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, acara budaya seperti ini sangat positif dalam mengangkat potensi desa dan memperkenalkan wisata lokal kepada masyarakat luas.


Memasuki acara inti, prosesi Ruwatan Budaya digelar dengan ritual tumpeng berisi buah-buahan dan sayuran sebagai simbol kesuburan, kesejahteraan, serta rasa syukur masyarakat. Tumpeng tersebut kemudian dibagikan kepada para pengunjung yang hadir, menambah kemeriahan suasana.


Tak hanya itu, panitia juga membagikan ratusan doorprize kepada pengunjung melalui kupon yang telah disediakan sebelumnya. Warga tampak antusias menunggu kesempatan mendapatkan hadiah.


Kegiatan semakin semarak dengan digelarnya Lomba Busana Kartini yang diikuti puluhan anak-anak dan warga sekitar. Para peserta tampil anggun mengenakan pakaian adat Jawa, kebaya, serta busana tradisional lainnya, menggambarkan kecintaan terhadap budaya bangsa sekaligus penghormatan kepada sosok Kartini.


Rangkaian acara kemudian ditutup dengan panggung hiburan rakyat yang menghadirkan sejumlah artis lokal maupun nasional, diiringi musik yang menghibur para pengunjung hingga sore hari.


Melalui kegiatan ini, Disbudpar Kabupaten Pasuruan berharap peringatan Hari Kartini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya peran perempuan dalam pembangunan, pelestarian budaya, serta kemajuan sektor pariwisata daerah. Banyubiru pun diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya dan alam unggulan di Kabupaten Pasuruan. (Djie)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan