Jawapes Surabaya - Di masa pandemi Covid-19 ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kelompok sindikat, baik pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat) dan Curanmor (3C) di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.
Tersangka berinisial SG dan S yang merupakan kelompok sindikat pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan merusak kunci kontak motor, ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, ungkap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K, M.T.C.P, didampingi Kasatreskrim AKBP Sudamiran dan Kasubag Humas AKP M. Akhyar di Mapolrestabes Surabaya, (5/10/2020).
Kapolrestabes Surabaya melanjutkan, saat dilakukan penangkapan terhadap kelompok sindikat pelaku curanmor ini, salah seorang tersangka yakni SG langsung melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau kemudian menyerang dengan menyabetkan ke arah petugas.
"Akhirnya petugas secara spontan melakukan tindakan tegas, tepat, terukur dan keras dengan menembak tersangka SG dua kali yang mengenai dada sebelah kirinya kemudian tersungkur ke tanah," jelasnya.
"Petugas terpaksa melakukan hal ini demi menyelamatkan jiwanya. Saat dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan, di tengah perjalanan tersangka tewas," tegasnya.
Kapolrestabes Surabaya membeberkan, kelompok sindikat curanmor ini sudah melakukan aksi pencuriannya dengan target sasaran kendaraan bermotor sejak Maret 2020 hingga sampai saat ini.
Hal ini berdasarkan catatan ada delapan laporan yang masuk di Kepolisian baik di Polrestabes Surabaya maupun di Polsek, sedangkan aksi pencuriannya dilakukan secara bervariasi, baik di Surabaya Timur dan Selatan, lanjutnya.
Pengungkapan ini merupakan wujud komitmen dari kami dengan tidak memberikan tolerasi terhadap segala jenis kejahatan yang berada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya khususnya Curat, Curas maupun Curanmor (3C), terangnya.
"Kita akan melakukan upaya untuk lidik, ungkap dan serta penindakan. "Jika melakukan perlawanan, maka kita akan melakukan tindakan tegas, tepat, terukur dan keras," tambahnya.
Apalagi saat ini segenap masyarakat di Kota Surabaya bersama-sama dengan Pemerintah Daerah sedang dalam upaya mempercepat penanggulangan Covid-19 dan serta upaya pengamanan Pilkada (Walikota) di Kota Surabaya. "Mari Bersama-sama Wani Jogo Suroboyo," pungkasnya.
(Dedy)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments