Jawapes Probolinggo - Setiap hari Jumat menjadi hari bersih-bersih lingkungan bagi Pemerintah Kota Probolinggo. Wali Kota Hadi Zainal Abidin atau Wawali Mochammad Soufis Subri kerap turun ke banyak lokasi guna memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga lingkungan.
Seperti yang terlihat Jumat (27/9/2019) lalu, Wali Kota Habib Hadi memberikan pengarahan kerja bakti kepada warga di wilayah Kalibungor di Jalan Lumajang, Kecamatan Wonoasih. Tidak hanya pegawai kecamatan, kelurahan, TNI dan Polri, emak-emak di sekitar sungai pun ikut ambil bagian membersihkan lingkungan sungai yang rawan banjir ketika musim hujan. BPBD pun menurunkan perahu untuk menjangkau sungai tersebut.
Walikota Probolinggo menjelaskan bahwa dirinya selalu mengedukasi masyarakat untuk bersama - sama menjaga lingkungan, selalu menjaga kebersihan.
"Peran serta ini untuk mewujudkan wisata lokal Bersama-sama mengedukasi masyarakat supaya masyarakat punya kesadaran terhadap lingkungan," jelas Hadi Zainal.
Habib Hadi bersama pemerintah serta masyarakat bisa menjaga lingkungan dengan baik untuk kemudian dimanfaatkan hingga berdampak ekonomi.
"Apabila masyarakat dilibatkan bersih-bersih, ada potensi wisata yang terlihat. Potensi wisata yang bagus bisa berdampak ekonomi jika masyarakat bisa mengembangkannya,” harapnya.
Para emak-emak di sekitar sungai pun ikut ambil bagian membersihkan lingkungan sungai.
Camat Wonoasih Deus Nawandi menuturkan, kegiatan ini menyikapi inisiasi masyarakat yang terlihat greget mengembangkan lingkungannya. Pihaknya hanya memicu, memberikan stimulan ide yang positif untuk kemudian ditindaklanjuti oleh warga.
"Soal wisata itu efeknya, yang utama adalah lingkungan bersih dan kalau musim hujan terbebas dari banjir. Sekarang masih dalam tahap awal yaitu penyadaran masyarakat,” tutur Deus.
Lebih lanjut, Camat Deus menambahkan terkait pengembangan wisata dirinya akan mencarikan peluang bantuan dari anggaran kelurahan atau dari sumber dana lain. Kalibungor sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mini river tubing (berselancar menggunakan ban di sungai), semi bumi perkemahan dan mini outbound.
“Persiapannya kami lakukan secara bertahap. Ini masih langkah awal untuk pembersihan, nanti juga ada pengecatan dan penghijauan secara bertahap,” ujar mantan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH).(Eko)
Seperti yang terlihat Jumat (27/9/2019) lalu, Wali Kota Habib Hadi memberikan pengarahan kerja bakti kepada warga di wilayah Kalibungor di Jalan Lumajang, Kecamatan Wonoasih. Tidak hanya pegawai kecamatan, kelurahan, TNI dan Polri, emak-emak di sekitar sungai pun ikut ambil bagian membersihkan lingkungan sungai yang rawan banjir ketika musim hujan. BPBD pun menurunkan perahu untuk menjangkau sungai tersebut.
Walikota Probolinggo menjelaskan bahwa dirinya selalu mengedukasi masyarakat untuk bersama - sama menjaga lingkungan, selalu menjaga kebersihan.
"Peran serta ini untuk mewujudkan wisata lokal Bersama-sama mengedukasi masyarakat supaya masyarakat punya kesadaran terhadap lingkungan," jelas Hadi Zainal.
Habib Hadi bersama pemerintah serta masyarakat bisa menjaga lingkungan dengan baik untuk kemudian dimanfaatkan hingga berdampak ekonomi.
"Apabila masyarakat dilibatkan bersih-bersih, ada potensi wisata yang terlihat. Potensi wisata yang bagus bisa berdampak ekonomi jika masyarakat bisa mengembangkannya,” harapnya.
Para emak-emak di sekitar sungai pun ikut ambil bagian membersihkan lingkungan sungai.
Camat Wonoasih Deus Nawandi menuturkan, kegiatan ini menyikapi inisiasi masyarakat yang terlihat greget mengembangkan lingkungannya. Pihaknya hanya memicu, memberikan stimulan ide yang positif untuk kemudian ditindaklanjuti oleh warga.
"Soal wisata itu efeknya, yang utama adalah lingkungan bersih dan kalau musim hujan terbebas dari banjir. Sekarang masih dalam tahap awal yaitu penyadaran masyarakat,” tutur Deus.
Lebih lanjut, Camat Deus menambahkan terkait pengembangan wisata dirinya akan mencarikan peluang bantuan dari anggaran kelurahan atau dari sumber dana lain. Kalibungor sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mini river tubing (berselancar menggunakan ban di sungai), semi bumi perkemahan dan mini outbound.
“Persiapannya kami lakukan secara bertahap. Ini masih langkah awal untuk pembersihan, nanti juga ada pengecatan dan penghijauan secara bertahap,” ujar mantan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH).(Eko)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments