Jawapes, SIDOARJO – Momentum syukuran panen padi di Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, menjadi ruang kebersamaan sekaligus sarana mempererat komunikasi antara Babinsa, masyarakat, tenaga penyuluh pertanian, dan perangkat desa. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (3/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu, Sertu M. Sugiono, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga, pegawai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Wonoayu, serta perangkat Desa Tanggul. Kegiatan dikemas dalam suasana sederhana dan penuh keakraban sebagai bentuk apresiasi atas hasil panen yang telah dicapai para petani.
Syukuran panen tidak hanya dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan sosial dan koordinasi antarpihak yang selama ini turut berkontribusi dalam mendukung sektor pertanian di wilayah tersebut.
Sertu M. Sugiono menyampaikan bahwa keberhasilan panen merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, serta sinergi antara petani dengan berbagai unsur pendamping di lapangan.
“Panen merupakan salah satu tahapan penting yang menjadi gambaran dari kerja keras para petani. Karena itu, rasa syukur atas hasil yang diperoleh perlu diiringi dengan semangat untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian,” ujar Sertu M. Sugiono.
Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban wilayah. Lebih dari itu, Babinsa memiliki peran dalam membangun komunikasi, mendengar aspirasi masyarakat, serta mendorong terciptanya kolaborasi yang konstruktif dalam berbagai bidang, termasuk ketahanan pangan. “Komunikasi sosial seperti ini menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung kondisi dan dinamika yang dihadapi masyarakat. Dari komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan dapat diidentifikasi lebih awal dan dicarikan solusi secara bersama-sama sesuai kapasitas masing-masing pihak,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi peran para petani yang tetap konsisten mengelola lahan pertanian di tengah berbagai tantangan, mulai dari perubahan cuaca, ketersediaan air, hingga kebutuhan peningkatan produktivitas dan efisiensi dalam proses budidaya. “Petani merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pangan. Karena itu, pendampingan dan sinergi antara petani, pemerintah desa, PPL, serta aparat kewilayahan perlu terus dipelihara agar sektor pertanian dapat berkembang secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, kegiatan syukuran panen berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Warga dan para pemangku kepentingan saling bertukar informasi mengenai kondisi pertanian, hasil panen, serta berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk menghadapi musim tanam berikutnya.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen TNI AD melalui satuan kewilayahan untuk senantiasa hadir dan membangun kedekatan dengan masyarakat. Interaksi langsung di tengah warga diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan serta menciptakan hubungan yang harmonis antara aparat teritorial dan masyarakat.
Melalui komunikasi yang intensif dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Tanggul dapat terus ditingkatkan. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap ketahanan pangan juga diharapkan menjadi modal sosial dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Wonoayu.(Tyaz)
View

إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments