Jawapes, SIDOARJO – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui penguatan kapasitas kader kesehatan di tingkat desa. Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu, Serka Henki Hendra Purnama, menghadiri kegiatan Pembinaan Kader Kesehatan yang berlangsung di Balai Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan kader kesehatan dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Melalui pembinaan ini, para kader diharapkan semakin siap menjalankan perannya sebagai penggerak kesehatan di lingkungan desa, khususnya dalam mendukung kegiatan posyandu dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Plaosan dan Bidan Desa Plaosan. Agenda kemudian diteruskan dengan sosialisasi Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), doa bersama, dan penutupan.
Dalam kegiatan tersebut, sosialisasi Posyandu Enam Bidang SPM menjadi salah satu materi penting untuk memperluas wawasan para kader mengenai pelayanan dasar yang perlu mendapat perhatian di lingkungan masyarakat. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu kader menjalankan tugas secara lebih terarah, sekaligus memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan desa.
Babinsa Plaosan Serka Henki Hendra Purnama menyampaikan bahwa pembinaan kader kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kader kesehatan merupakan salah satu unsur yang bersentuhan langsung dengan warga sehingga keberadaan dan keaktifannya sangat dibutuhkan dalam menunjang berbagai program kesehatan di desa.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan Babinsa agar upaya peningkatan kesehatan masyarakat dapat berjalan secara berkesinambungan. Komunikasi dan kerja sama yang baik diharapkan mampu mendorong masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan pembinaan ini, kami berharap para kader kesehatan semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat. Kader juga diharapkan aktif mengajak warga untuk mengikuti kegiatan posyandu serta berkoordinasi dengan bidan dan perawat desa apabila ditemukan permasalahan kesehatan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut,” ungkap Serka Henki.
Sementara itu, peran pemerintah desa dan tenaga kesehatan dalam memberikan pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para kader untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga. Dengan pengetahuan yang terus diperbarui dan koordinasi yang terjaga, kader kesehatan dapat membantu memperkuat jangkauan pelayanan kesehatan dasar hingga ke lingkungan keluarga.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas unsur dalam membangun masyarakat yang sehat dan peduli terhadap upaya pencegahan penyakit. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjalin kedekatan dengan masyarakat serta mendukung program pembangunan desa, termasuk di bidang kesehatan.
Melalui pembinaan kader kesehatan di Balai Desa Plaosan, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan. Dengan semangat kebersamaan dan koordinasi yang baik, pelayanan kesehatan di Desa Plaosan diharapkan semakin optimal, sehingga mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments