Jawapes, SIDOARJO – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan TNI. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Posyandu Sedap Malam 11 yang berlangsung di Dusun Goro RT 02/RW 02, Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (7/10/2026).
Dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut, Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu untuk Desa Candinegoro, Kopka Purnadi, turut hadir dan mendampingi pelaksanaan pelayanan Posyandu. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya memperkuat pendampingan kewilayahan sekaligus memberikan dukungan terhadap program kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Sejumlah pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak balita. Rangkaian kegiatan diawali dengan proses pendaftaran peserta, kemudian dilanjutkan dengan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan.
Selain itu, petugas juga melaksanakan skrining Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) sebagai bagian penting dalam memantau pertumbuhan serta perkembangan anak sejak usia dini. Seluruh hasil pemeriksaan kemudian dicatat pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta buku induk sebagai bahan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.
Sebanyak kurang lebih 47 balita hadir mengikuti kegiatan tersebut. Antusiasme orang tua dalam membawa anaknya ke Posyandu menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak secara berkala.
Di sela-sela kegiatan, Kopka Purnadi mengatakan bahwa Posyandu memiliki peran strategis sebagai salah satu sarana pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang memungkinkan pemantauan kondisi kesehatan anak dilakukan secara rutin dan berkesinambungan. “Posyandu bukan hanya tempat melakukan penimbangan atau pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan komunikasi antara tenaga kesehatan, kader, serta orang tua. Melalui pemantauan yang dilakukan secara rutin, setiap perubahan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan maupun pendampingan dapat dilakukan secara tepat,” ujar Kopka Purnadi.
Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur di tingkat desa menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Peran kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, keluarga, termasuk Babinsa, perlu berjalan secara sinergis agar program kesehatan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata.
“Pendampingan yang kami lakukan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan kegiatan berjalan tertib, sekaligus mendorong para orang tua agar tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan anak. Deteksi dini merupakan investasi penting bagi kualitas generasi yang akan datang,” tambahnya.
Kopka Purnadi juga mengapresiasi peran aktif para kader Posyandu yang secara konsisten membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kader merupakan ujung tombak yang memiliki kedekatan langsung dengan keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, kehadiran tenaga kesehatan dalam kegiatan tersebut memastikan setiap tahapan pelayanan dilakukan sesuai dengan prosedur, mulai dari pencatatan peserta, pengukuran pertumbuhan, skrining tumbuh kembang, hingga pendokumentasian hasil pemeriksaan.
Dengan adanya kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan anak sejak usia dini. Tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan, Posyandu juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kesadaran bersama mengenai pola pengasuhan serta kesehatan keluarga.
Seluruh rangkaian kegiatan Posyandu Sedap Malam 11 Desa Candinegoro berjalan dalam suasana aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa bersama tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta kader diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Wonoayu.(Tyaz)
View

إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments