Servis Gratis Honda Sasar Kendaraan Pelajar Probolinggo (Foto: Ida y Jawapes prob)
Jawapes, Probolinggo — Kepedulian terhadap keselamatan pelajar di jalan raya diwujudkan melalui program servis gratis sepeda motor yang menyasar kendaraan milik siswa sekolah menengah atas (SMA) di Kota Probolinggo. Program tersebut memberikan pemeriksaan dan perawatan kendaraan tanpa biaya.
Salah satu lokasi pelayanan berada di SMAK Mater Dei Kota Probolinggo. Tim mekanik mendatangi sekolah untuk memeriksa kondisi sepeda motor yang digunakan siswa sebagai sarana transportasi sehari-hari.
Puluhan sepeda motor milik pelajar mendapat pemeriksaan dan perawatan berkala. Kesempatan tersebut dimanfaatkan siswa untuk memastikan kendaraan yang digunakan menuju dan pulang sekolah tetap dalam kondisi layak.
Pelayanan dilakukan tiga tenaga teknis muda yang mendapat penugasan dari Honda pusat. Salah satunya Alex Saputra, 21 tahun, asal Nganjuk, yang bersama dua rekannya menjalankan pelayanan di sejumlah sekolah.
Program tersebut menyasar sepeda motor Honda keluaran 2000 hingga 2023. Pelaksanaannya dilakukan dengan berkoordinasi bersama jaringan dealer resmi Honda di wilayah setempat agar pelayanan teknis berjalan sesuai pemetaan kegiatan.
Selama 15 hari, tim mekanik berkeliling ke berbagai SMA di Kota Probolinggo. Pemeriksaan diarahkan pada bagian-bagian penting kendaraan yang berkaitan dengan keamanan dan kelayakan berkendara.
Selain pemeriksaan mesin dan perawatan umum, mekanik memberikan layanan tambahan berupa pengaplikasian pelapis antikarat pada komponen tertentu. Perawatan tersebut ditujukan untuk membantu menjaga kondisi komponen dan memperpanjang masa pakainya.
Program ini merupakan kegiatan pelayanan yang telah berjalan sejak 2023. Penugasan mekanik dilakukan berdasarkan pembagian wilayah dan kebutuhan kegiatan yang telah ditetapkan oleh Honda pusat.
Kegiatan di Kota Probolinggo ditutup pada Kamis (10/9/2026). Penutupan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian pelayanan keliling yang berlangsung selama 15 hari di sejumlah sekolah.
Alex mengatakan timnya bertugas memastikan kendaraan pelajar yang menjadi sasaran program memperoleh pemeriksaan teknis. Menurut dia, pelayanan langsung ke sekolah menjadi salah satu cara untuk mendekatkan perawatan kendaraan kepada para pelajar.
"Hari ini merupakan hari terakhir dari kegiatan kami selama 15 hari berkeliling di Kota Probolinggo," ujar Alex saat ditemui di lokasi, Kamis (10/9) pagi.
Alex menjelaskan, program tersebut pertama kali dilaksanakan pada 2023 dan terus dikembangkan melalui pelayanan langsung ke sekolah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong pelajar lebih memperhatikan kondisi kendaraan sebelum digunakan di jalan raya.
Rangkaian pelayanan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya perawatan kendaraan secara rutin. Kondisi sepeda motor yang terawat diharapkan dapat mendukung keamanan siswa selama berkendara.
Pihak sekolah juga menyambut positif kegiatan tersebut karena memberikan manfaat langsung kepada siswa. Pemeriksaan kendaraan dinilai membantu pelajar mengetahui kondisi sepeda motor yang digunakan sebagai sarana transportasi sehari-hari.
Kepala SMAK Mater Dei Kota Probolinggo, Suster Stefani, mengatakan perhatian terhadap kondisi kendaraan siswa merupakan bagian penting dalam mendukung keselamatan mereka.
"Terima kasih atas program servis gratis pada kendaraan murid-murid di SMAK Mater Dei Kota Probolinggo," ujar Stefani. (Id)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments