Jawapes, SIDOARJO - Forkopimda Kabupaten Sidoarjo memperingati satu tahun meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, dalam peristiwa demonstrasi di Jakarta dengan menggelar kegiatan sosial berupa pembagian 1.000 paket sembako kepada para pengemudi ojek online (ojol), Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian dan perhatian bersama Forkopimda Sidoarjo kepada para pengemudi ojek online, sekaligus momentum untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidoarjo Subandi, Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo Abdillah Nasih, Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Abraham Prihadi, Kepala BNNK Sidoarjo, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, serta sejumlah stakeholder terkait.
Bupati Sidoarjo Subandi menjelaskan, kegiatan pembagian sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Forkopimda Sidoarjo dalam mengenang satu tahun berpulangnya Affan Kurniawan.
Menurutnya, kepedulian sosial harus terus diperkuat melalui kebersamaan seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengatakan kegiatan sosial tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk rekan-rekan pengemudi ojek online, untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai dan kondusif,” ujarnya.
Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Forkopimda terhadap masyarakat, termasuk para driver Ojol yang selama ini memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Forkopimda Sidoarjo kepada saudara-saudara kita, khususnya para Driver Ojek Online. Mereka setiap hari bekerja di lapangan, menghadapi berbagai kondisi dan situasi di jalan, sekaligus memberikan pelayanan yang sangat membantu mobilitas masyarakat,” ujar Letkol Inf Abraham Prihadi.
Menurut Dandim, para driver Ojol merupakan bagian dari elemen masyarakat yang memiliki intensitas interaksi tinggi dengan warga. Karena itu, keberadaan mereka juga memiliki peran dalam menciptakan suasana sosial yang aman, nyaman dan kondusif. “Para driver ini setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain dan mengetahui banyak kondisi yang terjadi di lapangan. Karena itu, komunikasi dan hubungan yang baik dengan para driver menjadi sesuatu yang sangat penting,” ungkapnya.
Letkol Inf Abraham menegaskan bahwa bantuan sosial tidak semata-mata dinilai dari jumlah paket yang diberikan. Lebih dari itu, terdapat pesan kepedulian dan semangat kebersamaan yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun yang paling penting adalah pesan bahwa pemerintah dan Forkopimda hadir, peduli dan ingin terus menjaga komunikasi dengan masyarakat,” tambahnya.
Dandim juga mengajak para driver Ojol untuk terus menjaga komunikasi yang sehat serta menyampaikan setiap persoalan maupun aspirasi melalui ruang dialog yang baik. “Kami ingin membangun suasana yang sejuk dan penuh kebersamaan. Kalau ada persoalan atau aspirasi, mari kita komunikasikan dengan baik. Jangan sampai ada hal yang berkembang tanpa adanya ruang dialog. Dengan komunikasi yang terbuka, insyaallah setiap persoalan dapat kita cari jalan keluarnya bersama,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dandim mengapresiasi sikap para driver Ojol yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib. Menurutnya, ketertiban tersebut merupakan bentuk kedewasaan sekaligus kesadaran bersama untuk menjaga suasana tetap aman dan nyaman. “Kami mengapresiasi seluruh rekan-rekan driver Ojol yang hadir dan mengikuti kegiatan dengan tertib. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan komunikasi yang baik dapat menciptakan suasana yang kondusif. Mudah-mudahan hubungan yang sudah terjalin ini dapat terus dipertahankan dan semakin kuat,” tuturnya.
Ia juga berharap para driver Ojol dapat menjadi mitra masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. “Para driver banyak beraktivitas di berbagai wilayah dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kami berharap mereka juga dapat ikut menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Mari kita bersama-sama menjaga Sidoarjo agar tetap nyaman, aman dan damai bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian dapat tumbuh melalui kebersamaan. Ketika pemerintah, aparat dan masyarakat membuka ruang untuk bertemu, berdialog dan saling mendengarkan, maka hubungan yang terbangun bukan sekadar hubungan formal, tetapi juga ikatan sosial yang lebih dekat. Bagi para driver Ojol, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sementara bagi Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi dan menjaga kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat.
Melalui pembagian 1.000 paket sembako tersebut, Forkopimda Sidoarjo berharap terjalin semakin kuat sinergitas dan kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat, khususnya komunitas pengemudi ojek online. Kegiatan sosial ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian, persatuan dan kebersamaan dalam menciptakan Kabupaten Sidoarjo yang aman, damai dan kondusif.(Tyaz)
View

إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments