Jawapes, SIDOARJO – Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui Program Rumah Syukur Organisasi Shidiqiah. Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin, Serka Catur Wahyu S., turut hadir dan mendampingi kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Syukur bagi satu keluarga penerima manfaat di wilayah RT 12 RW 03, Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Senin (21/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sosial kemasyarakatan untuk membantu keluarga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak sekaligus memberikan harapan baru bagi penerima manfaat. Suasana penuh kebersamaan terlihat sejak awal kegiatan, dengan hadirnya unsur TNI, Polri, pemerintah desa, organisasi sosial, serta masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan basmalah sebagai tanda dimulainya pembangunan Rumah Syukur. Selanjutnya, Arfiyanto menyampaikan arahan mengenai makna dan tujuan pelaksanaan program tersebut.
Dalam penyampaiannya, Arfiyanto mengatakan bahwa peletakan batu pertama Rumah Syukur bukan sekadar kegiatan seremonial pembangunan sebuah rumah, melainkan menjadi simbol dimulainya sebuah ikhtiar bersama yang dilandasi kepedulian, gotong royong, dan ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan rasa aman bagi keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Program Rumah Syukur juga diharapkan dapat menjadi wujud nyata kepedulian Organisasi Shidiqiah untuk hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan keagamaan dan dakwah, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Semoga rumah yang akan dibangun di atas lahan ini nantinya dapat menjadi tempat tinggal yang layak, nyaman dan bermanfaat bagi keluarga penerima manfaat. Mudah-mudahan pembangunan ini berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.
Usai penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama secara simbolis sebagai tanda dimulainya pembangunan Rumah Syukur. Peletakan batu pertama dilakukan dengan penuh khidmat dan disaksikan oleh seluruh undangan serta warga sekitar.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah binaannya. Selain menjalankan tugas pembinaan teritorial, Babinsa senantiasa berupaya membangun komunikasi dan kebersamaan dengan berbagai elemen masyarakat.
Serka Catur Wahyu S. menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Syukur tersebut merupakan kegiatan positif yang mencerminkan semangat kepedulian terhadap warga yang membutuhkan. Menurutnya, rumah bukan hanya tempat berlindung, tetapi juga menjadi tempat keluarga membangun kehidupan, mendidik anak-anak, beribadah, serta menata masa depan.
“Bagi kami, kegiatan seperti ini memiliki nilai kemanusiaan yang sangat berarti. Peletakan batu pertama hari ini bukan hanya menandai dimulainya pembangunan sebuah rumah, tetapi juga menunjukkan bahwa masih ada kepedulian dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Babinsa di tengah kegiatan sosial masyarakat merupakan bentuk upaya untuk terus menjalin kedekatan dengan warga. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat dapat diketahui secara langsung sehingga semangat kebersamaan dan gotong royong dapat terus dipelihara.
“Harapannya, pembangunan rumah ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan sesuai dengan harapan keluarga penerima manfaat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat gotong royong. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, apabila dilakukan secara bersama-sama tentu akan memberikan manfaat yang besar,” tuturnya.
Serka Catur juga menyampaikan apresiasi kepada Organisasi Shidiqiah, pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh warga yang telah ikut mendukung terlaksananya program tersebut. “Semoga kebaikan yang dilakukan hari ini dapat menjadi amal yang membawa keberkahan. Mudah-mudahan keluarga penerima manfaat nantinya dapat menempati rumah ini dengan nyaman, penuh rasa syukur, dan menjadikannya sebagai tempat untuk membangun keluarga yang harmonis serta kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya.
Kegiatan peletakan batu pertama Rumah Syukur tersebut berlangsung dalam suasana aman, tertib, lancar dan penuh kebersamaan. Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan ini menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial akan semakin kuat ketika dibangun melalui sinergi, gotong royong dan semangat untuk saling membantu antar warga.(Tyaz)
View

إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments