Jawapes Cilacap – Kementerian Pertanian melalui Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Bandung merealisasikan pembangunan irigasi perpompaan di Desa Mernek, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, untuk mengairi 25 hektare lahan pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.
Kepala Desa Mernek, H. Bustanul Arifin, S.H., mengatakan irigasi pompa menjadi solusi keterbatasan air saat musim kemarau. "Dengan irigasi ini, lahan dapat terairi merata, petani lebih mudah mengatur masa tanam, dan hasil panen diharapkan meningkat," ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Ketua UPKK KT Karya Utama, Komarun, menegaskan kelompok tani siap menjaga, merawat, dan mengoperasikan fasilitas tersebut agar manfaatnya berkelanjutan bagi petani.
Proyek senilai Rp155.700.000 yang bersumber dari APBN Kementerian Pertanian ini dikerjakan selama 235 hari, mulai 11 Mei hingga 31 Desember 2026.
Program ini menjadi bukti komitmen Kementerian Pertanian dalam memperkuat infrastruktur irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. (Mugi Ir)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments