Wabup Situbondo Buka Pelatihan Barbershop, Tingkatkan Keterampilan dan Tekan Angka Pengangguran Terbuka

Wabup Situbondo didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan foto bersama dengan instruktur dan perwakilan peserta
   

Jawapes, SITUBONDO - Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah membuka resmi kegiatan pelatihan barbershop bagi pencari kerja berdasarkan klaster kompetensi guna meningkatkan keterampilan SDM, di aula Wisda Rengganis Pasir Putih, Rabu (3/6/2026). Pelatihan ini berlangsung mulai Tanggal 3 sampai 5 Juni 2026.

Wakil Bupati mengatakan, Dinas Ketenagakerjaan bekerja-sama dengan LPK Betarin Madiun menggelar pelatihan keterampilan barbershop yang diikuti oleh pemuda-pemudi Situbondo sebanyak 40 orang peserta. Seluruh peserta pelatihan diberikan materi keterampilan barbershop oleh instruktur. Selanjutnya setelah mengikuti pelatihan, mereka akan mengikuti uji kompetensi dan mendapatkan sertifikat pelatihan. Kegiatan pelatihan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan keterampilan kerja dan mengurangi tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Situbondo.

"Seluruh OPD telah bekerja keras, utamanya Dinas Ketenagakerjaan Situbondo melalui berbagai macam programnya terus menekan angka tingkat pengangguran terbuka. Alhamdulillah trend angka pengangguran terbuka kita sudah turun menjadi 3,2 persen. Namun tantangan kita kedepan adalah menciptakan banyak lapangan kerja di Kabupaten Situbondo," ungkapnya.

Lebih lanjut, Wabup Situbondo menambahkan, bagi lulusan SMA/SMK yang tidak melanjutkan perguruan tinggi (kuliah) perlu diwadahi, salah satunya melalui kegiatan pelatihan barbershop yang diselenggarakan pada saat ini. Ia berharap kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan barbershop dengan semangat dan bersungguh-sungguh.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Situbondo Suriyatno menjelaskan, pelatihan barbershop dilaksanakan selama 3 hari dan diikuti sebanyak 40 peserta. Banyak rangkaian kegiatan dalam kegiatan ini, diawali pelaksanaan pelatihan barbershop, lalu uji kompetensi BNSP dan puncak acara di hari Minggu ada acara workshop, serta dilanjutkan lomba pangkas rambut. Disisi lain, peserta diberi bekal keterampilan dan ilmu selama mengikuti pelatihan oleh tenaga instruktur yang sudah ahli di bidangnya. Dinas Ketenagakerjaan mengadakan pelatihan tidak hanya menekankan peningkatan keterampilan peserta, tetapi juga kompetensi SDM karena di akhir kegiatan ini ada uji kompetensi (ujikom) BNSP. Jadi peserta yang lulus akan memperoleh sertifikat kompetensi sebagai bukti legalitas atas keterampilan yang dimilikinya.

"Situbondo adalah termasuk kabupaten inklusi. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan barbershop ini juga diikuti oleh peserta dari penyandang disabilitas. Kita memberikan kesempatan yang sama kepada mereka. Selanjutnya saya berpesan agar pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya sekedar seremonial saja, tetapi diharapkan peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Kami berharap nantinya peserta bisa berwirausaha secara mandiri," harapnya. (Fin)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan