Jawapes Surabaya – Indonesia resmi berada dalam darurat judi online dimana alami peningkatan ancaman terhadap generasi muda, yang kini menjadi target utama sindikat digital melalui game, live streaming, dan media sosial.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Umum Yayasan Jawapes Indonesia Emas, Rizal Diansyah Soesanto, S.T., CPLA, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir dalam Diskusi Publik Gerakan Sekolah Bersih Judi Online (GESEK BEJO) bertema “Bangkit Melawan Judi Online, Wujudkan Sekolah Aman dan Generasi Tangguh” yang akan digelar pada Rabu, 3 Juni 2026 pukul 09.00 WIB di Siola Convention Hall Lantai 4, Jl. Tunjungan Surabaya.
“Judi online bukan lagi sekadar permainan ilegal, tetapi jadi kejahatan digital terorganisir yang mengancam pendidikan, kesehatan mental, ekonomi keluarga, dan masa depan generasi muda. Kondisi ini tidak boleh dianggap biasa karena korbannya sudah menyasar anak-anak dan pelajar,” tegas Rizal diruang kerjanya, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, perkembangan teknologi, media sosial, dan kecerdasan buatan (AI) membuat penyebaran judi online semakin masif, cepat, dan sulit dikendalikan sehingga diperlukan langkah pencegahan yang melibatkan seluruh pihak.
“Melawan judi online bukan hanya tugas pemerintah dan aparat penegak hukum. Ini adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, masyarakat, media, akademisi, dan seluruh elemen bangsa. Karena itu kami mengajak masyarakat hadir untuk memahami ancaman nyata judi online dan solusi pencegahannya langsung dari para ahli,” ujarnya.
Rizal menjelaskan, peserta akan mendapatkan pemaparan dari DPRD Kota Surabaya, Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, aparat penegak hukum, praktisi hukum, dan pakar teknologi mengenai modus terbaru judi online, ancaman AI, perlindungan pelajar, literasi digital, serta langkah konkret yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah maupun keluarga.
“Jangan tunggu anak-anak kita menjadi korban berikutnya. Mari jadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai kebangkitan bersama melindungi generasi muda dari ancaman judi online. Menyelamatkan generasi muda hari ini berarti menyelamatkan masa depan Indonesia esok hari,” pungkasnya. (Red)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments