Bersinergi, Mengawal Akurasi Data Demi Kesejahteraan Warga Kota Surabaya

 

     Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., bersama Suhartono, S.H., C.L.A.

Jawapes ​Surabaya – Keberhasilan pembangunan sebuah kota besar seperti Surabaya tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, melainkan oleh kekuatan data yang akurat sebagai fondasi pengambilan kebijakan. Semangat inilah yang terpancar dari momentum kebersamaan antara Walikota Surabaya, Bapak Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., bersama Ketua 1 Bidang Pemerintahan dan Hukum FORKOM LPMK Kota Surabaya, Bapak Suhartono, S.H., C.L.A.

​Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi formal, melainkan simbol sinergi kuat antara jajaran eksekutif Pemerintah Kota dengan lembaga pemberdayaan masyarakat. Keduanya sepakat untuk mengawal penuh kesuksesan Sensus Penduduk yang saat ini menjadi agenda strategis di Kota Pahlawan.

​Bapak Walikota Eri Cahyadi dalam berbagai kesempatan selalu menekankan pentingnya "Data Satu Pintu". Beliau meyakini bahwa dengan data penduduk yang presisi, intervensi pemerintah—mulai dari penyaluran bantuan sosial, perbaikan fasilitas kesehatan, hingga pemerataan pendidikan—dapat dilakukan secara tepat sasaran (zero error).

​Menyambut visi tersebut, Bapak Suhartono, S.H., C.L.A., sebagai representasi Bidang Pemerintahan dan Hukum FORKOM LPMK, menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan seluruh kekuatan LPMK di 153 kelurahan.

​"LPMK adalah mitra strategis Pemerintah Kota yang paling dekat dengan denyut nadi warga. Kami di Bidang Pemerintahan dan Hukum akan memastikan bahwa proses sensus ini tidak hanya sukses secara administratif, tetapi juga memiliki kepastian hukum dan perlindungan terhadap privasi data warga,"  Tegas Suhartono.


​Dukungan yang diberikan FORKOM LPMK di bawah koordinasi Bidang Pemerintahan dan Hukum mencakup tiga pilar utama:

​Edukasi Masyarakat: Memberikan pemahaman kepada warga akan pentingnya memberikan data yang jujur dan benar kepada petugas sensus.

​Pendampingan Lapangan: Menjadi jembatan komunikasi antara petugas sensus dengan pengurus RT/RW untuk memastikan semua lapisan masyarakat, termasuk yang berada di wilayah padat penduduk, terjangkau tanpa kecuali.

​Advokasi Kebijakan: Memastikan bahwa implementasi sensus selaras dengan peraturan perundang-undangan, sehingga warga merasa aman dan nyaman selama proses pendataan berlangsung.

​Kebersamaan  Eri Cahyadi dan Suhartono mengirimkan pesan optimisme bagi seluruh warga Kota Surabaya. Kolaborasi ini membuktikan bahwa ketika pemerintah dan tokoh masyarakat bersatu, tantangan sebesar apa pun—termasuk pendataan jutaan jiwa—dapat diselesaikan dengan gotong royong.

​Sensus Penduduk bukan sekadar menghitung jumlah kepala, melainkan cara kita memotret kebutuhan warga untuk masa depan Surabaya yang lebih sejahtera, lebih inklusif, dan lebih hebat.

​"Gotong royong adalah jati diri Surabaya. Melalui akurasi data sensus, kita sedang menyusun masa depan untuk anak cucu kita. LPMK siap bergerak, Surabaya selalu di hati." Ujar Suhartono dengan semangat.

( CSan )

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan