Jawapes, Probolinggo– Kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujung Merah, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, gempar pada Senin sore (20/04/2026) Sore.
Sebuah kapal ikan berukuran besar terbakar saat bersandar di dermaga. Api yang cepat membesar membuat kepulan asap hitam tebal mengundang perhatian para nelayan sekitar.
Menurut informasi dari komando Regu Damkar, Sukirno menyampaikan bahwa laporan pertama diterima oleh Damkar Kota Probolinggo telah terjadi kebakaran pada sebuah kapal ikan di TPI Mayangan sekitar pukul 15.09 WIB. Pihaknya langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian,
"saat menerima laporan kami dari Regu 2 langsung menuju lokasi TKP setelah laporan masuk. Kami harus bergerak cepat untuk mencegah api merembet ke kapal lain," ujarnya.
Lanjut Sukirno mengatakan bahwa damkar juga menerjunkan tiga unit mobil pemadam.
"Ada tiga unit Fire Truck yang diterjunkan kelokasi pemadaman dengan kapasitas, 10.000 liter, satu unit 5.000 liter, dan satu unit 3.000 liter."imbuhnya
Namun, Perjalanan menuju dermaga sempat terhambat oleh palang pintu perlintasan kereta api, meski jarak hanya 2,7 kilometer. Hambatan ini menjadi tantangan besar bagi tim pemadam yang berpacu dengan waktu.
Ditempat terpisah Kabag Trantib Satpol PP kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya menambahkan, Saat itu posisi kapal yang besar menjadi kendala utama dalam pemadaman.
"Kapal sempat diputar agar air bisa menjangkau sisi timur. Kami juga dibantu kapal lain untuk menyemprot dari arah berbeda," Jelas Angga.
Personel Satpol PP bersama anggota kepolisian memastikan jalur dermaga steril dari warga yang berkerumun agar selang pemadam dan mobilitas personel TNI AL serta Polairud tidak terganggu, sambil tetap menjaga ketertiban di lokasi.
Sinergi lintas instansi terlihat jelas. Tidak hanya Damkar Regu 1 dan 2, namun PTI, Coast Guard, Pemadam PT. KTI, dan relawan Redkar turut serta dalam operasi. Kabid Damkar dan Kabid Trantibum.
Para ABK kapal ikut membantu menyemprot dari sisi laut, sementara Satpol PP memfasilitasi koordinasi posisi kapal. Langkah ini terbukti efektif sehingga api yang sulit dijangkau akhirnya dikepung dari berbagai arah.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.37 WIB. Sementara proses pendinginan dilakukan berjam-jam untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.
Penanganan dinyatakan kondusif pada pukul 18.35 WIB, meski personel tetap disiagakan hingga area dermaga sepenuhnya aman.
Dugaan sementara peyebab terjadinya kebakaran belum bisa dipastikan secara rinci karena melihat kerusakan kapal yang cukup parah.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, meski kapal hampir 50% di lalap si jago merah, puluhan kapal lainnya juga berhasil diselamatkan berkat kerja sama Damkar, Satpol PP, dan instansi terkait.(Id)
View

إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments