![]() |
| Kasatlantas Polresta Sidoarjo, Kompol Yudhi Anugrah Putra |
Jawapes, SIDOARJO – Menjelang 1 Mei 2026 atau Hari Buruh (Mayday), Satuan Lalu Lintas Polresta Sidoarjo menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas dalam rangka mengantisipasi aksi demonstrasi. Salah satu langkah yang diambil adalah penutupan kawasan Alun-alun Sidoarjo yang diprediksi menjadi titik kumpul massa aksi.
Dalam hal ini, Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, Kompol Yudhi Anugrah Putra, mengatakan bahwa penutupan di sejumlah titik jalan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran dan keamanan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
“Kami akan melakukan penutupan di area Alun-alun Sidoarjo karena menjadi salah satu titik konsentrasi massa. Pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif yang telah kami siapkan,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi potensi kepadatan di kawasan Bundaran Waru yang kerap menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah. Untuk mengurai kepadatan, arus kendaraan dari Taman menuju Surabaya akan dialihkan melalui jalur Masjid Al Akbar.
“Pengalihan arus ini kami lakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, khususnya yang mengarah ke Surabaya. Kami harap masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan,” tambahnya.
Satlantas Polresta Sidoarjo juga menerjunkan 1.200 personel yang terdiri dari Polresta Sidoarjo dan jajaran Polsek serta dari elemen masyarakat agar turut serta menjaga kondusifitas situasi.
Kami juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas, seperti menggunakan helm bagi pengendara roda dua dan melengkapi surat kendaraan.
Di sisi lain, peserta aksi juga diminta untuk tetap menjaga ketertiban serta memberikan ruang bagi pengguna jalan lain agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
“Kami berharap semua pihak bisa saling menghormati, baik peserta aksi maupun pengguna jalan, demi menjaga situasi tetap kondusif,” pungkasnya.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments