Menguatkan Ketahanan Pangan dari Sawah, Babinsa Taman Dampingi Petani Kedungturi Sambut Panen Ciherang


Jawapes, SIDOARJO – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat di hamparan persawahan Desa Kedungturi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Babinsa Koramil 0816/14 Taman, Serda Jafar, turun langsung ke sawah untuk melaksanakan pendampingan pertanian dalam rangka pasca persiapan panen padi pada Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Ketua Kelompok Tani (Kapoktan) Desa Kedungturi, Bapak Sutikno, serta para petani yang tengah bersiap menyambut masa panen.

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tidak sekadar melakukan pemantauan, Serda Jafar juga terjun langsung membantu petani mengecek kesiapan lahan dan memastikan tanaman padi berada dalam kondisi optimal menjelang panen.

Kelompok Tani “Rembesing Madu” diketahui mengelola lahan pertanian seluas kurang lebih 7,99 hektare. Dengan luas tersebut, para petani berupaya memaksimalkan produktivitas melalui penggunaan varietas padi Ciherang. Bibit unggulan ini dipilih karena memiliki sejumlah kelebihan, di antaranya hasil panen yang melimpah, kualitas beras yang baik, serta daya tahan terhadap berbagai jenis hama.

Saat dilakukan peninjauan, kondisi tanaman padi tampak tumbuh subur dengan bulir yang mulai menguning tanda panen semakin dekat. Lahan pun terlihat tertata rapi dan dikelola secara terencana sesuai target musim tanam. Hal ini menunjukkan kerja keras para petani yang didukung oleh pendampingan berkelanjutan dari Babinsa.

Serda Jafar menegaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan wilayah, tetapi juga mencakup pendampingan terhadap sektor-sektor strategis masyarakat, termasuk pertanian. 

“Kami ingin memastikan para petani merasa didampingi dan tidak berjalan sendiri. Mulai dari proses tanam hingga menjelang panen, Babinsa akan selalu hadir untuk membantu mencari solusi apabila ada kendala di lapangan. Harapannya, hasil panen dapat maksimal dan berdampak positif pada kesejahteraan petani,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan kelompok tani merupakan kunci dalam membangun pertanian yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan. Dengan koordinasi yang baik, potensi pertanian di wilayah Kedungturi diyakini mampu terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi ketersediaan pangan daerah.

Apresiasi pun datang dari Kapoktan Sutikno yang mengaku terbantu dengan keterlibatan Babinsa dalam setiap tahapan pertanian. Menurutnya, kehadiran aparat teritorial tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para petani. 

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Babinsa. Kehadiran beliau menambah motivasi kami untuk terus meningkatkan hasil pertanian. Semoga panen kali ini membawa hasil yang memuaskan dan bermanfaat bagi seluruh anggota kelompok,” tuturnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh keakraban. Interaksi hangat antara Babinsa dan petani mencerminkan kuatnya nilai gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan.

Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Sidoarjo semakin maju dan mampu menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas pangan. Kehadiran Babinsa di tengah petani bukan hanya tentang pendampingan, tetapi juga tentang menumbuhkan harapan, memperkuat solidaritas, serta memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas bersama.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan