Banjir dan Longsor Terjang desa Tambakukir, badan Jalan penghubung desa Pakuniran dan kotaanyar ambles Terputus. (Foto: Istimewa)
KOTAANYAR, Jawapes – Hujan deras mengakibatkan banjir dan tanah longsor di Desa Tambakukir, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (21/2/2026) Sore, menyebabkan belasan rumah rusak dan Jalan penghubung desa ambles.
Desa tersebut berada di lereng perbukitan, yang terdampak luapan air dan pergerakan tanah setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah selama beberapa jam, Kerusakan juga terjadi di sejumlah dusun.
Di Dusun Krajan RT 04, satu jembatan penghubung hanyut diterjang arus sungai, menyebabkan sembilan rumah terisolasi karena akses utama menuju permukiman terputus.
Kerusakan juga terjadi di Dusun Tegalan RT 05, jalan penghubung antar dua desa, kotaanyar menuju desa Pakuniran ambles membentuk rongga besar.
Sementara Dusun Alas Kembang RT 07, jalur utama warga tertutup akibat material longsor, Selain infrastruktur, 13 rumah warga Di Dusun Krajan RT 01 mengalami kerusakan pada dinding.
Kepala Desa Tambakukir, Tarsan mengatakan pemerintah desa bersama aparat kecamatan telah melakukan pendataan awal.
"Data sementara tercatat ada 13 rumah yang terdampak dengan tingkat kerusakannya berbeda-beda,"ujarnya Tarsan melalui telepon, Sabtu (22/2/2026) malam.
Ia menambahkan terdapat delapan titik tembok penahan tanah atau pondasi mengalami kerusakan berat, sehingga dua jembatan sementara tidak dapat difungsikan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief menyatakan tim reaksi cepat telah diterjunkan sejak Minggu pagi untuk membuka akses dan menyalurkan bantuan darurat.
"Kami memprioritaskan pembersihan material longsor serta pendistribusian logistik bagi warga terdampak," kata Oemar melalui pesan singkat.
Hingga kini, warga bersama petugas masih bergotong royong membersihkan lumpur sambil mengantisipasi potensi hujan susulan.(id)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments