Jawapes Surabaya - Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap pengiriman narkoba jenis sabu - sabu ke Surabaya yang merupakan hasil pengembangan dari jaringan Malaysia yang dikendalikan dari Lapas Madiun.
Selain meringkus pelaku Dwi Purwanto ( 46 ) warga Dusun Kranjan Malang, Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak mati dua pelaku lainnya ialah DS (25) warga Sidoarjo dan TG (25) warga Malang sebagai kurir narkoba, ungkap Kombes Pol. Sandi Nugroho, S.H, S.I.K, M.Hum, Kapolrestabes Surabaya, (2 /12/ 2019).
Pengungkapan kurir narkoba ini, diawali hasil dari pengembangan 7,2 Kg sabu - sabu yang akan dikirim ke Sokobanah Madura, setelah Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapatkan informasi bahwa ada pengiriman lagi sabu - sabu 10 Kg yang berasal dari Malaysia menuju ke Surabaya, lanjutnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Sandi Nugroho, menerangkan, hasil dari pengembangan tersebut kemudian Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapatkan informasi bahwa kurir narkoba bekerjasama dengan penghuni yang berada di Lapas Madiun dan direncanakan sabu - sabu 10 Kg ini dibagi menjadi lima kelompok, setiap kelompok mengirimkan 2 Kg sabu - sabu.
Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kemudian melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku hingga sampai ke Jakarta, namun pelaku sudah meninggalkan kota Jakarta menuju ke Semarang, kemudian Tim melakukan pengejaran ke Semarang hingga sampai ke Surabaya, akhirnya berhasil meringkus pelaku Dwi Purwanto dan ditemukan sabu - sabu 3 Ons serta 2 Ons, bebernya.
Setelah dilakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya di Batam, Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya akhirnya berhasil meringkus dua pelaku di Riau dengan mengamankan 2 Kg sabu - sabu, kedua pelaku ini salah satu dari lima kelompok yang dipecah dari 10 Kg sabu - sabu tersebut, tambahnya.
Kombes Pol. Sandi Nugroho, menjelaskan, berdasarkan informasi dari pelaku yang berhasil diringkus ini, Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kemudian melakukan pengembangan lebih lanjut, akhirnya berhasil meringkus pelaku DS dan TG di daerah Sukomanunggal Surabaya.
Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak pelaku DS dan TG karena melawan ketika akan diringkus, namun kedua pelaku meninggal dunia ketika akan dibawa ke Rumah Sakit, tegasnya.
Kombes Pol. Sandi Nugroho, menyampaikan, bahwa Polrestabes surabaya tidak akan segan - segan untuk melakukan tindakan tegas terukur bagi bandar maupun jaringan narkoba yang berani masuk ke wilayah Surabaya karena bahaya narkoba sangat luar biasa dasyat rusaknya, baik merusak mental maupun fisik dan ekonomi, sosial serta generasi muda kita.
" Untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan membangun Indonesia yang maju, maka Indonesia harus bebas dari narkoba, implementasinya di Polrestabes Surabaya serta Jajaran, akan menindak tegas setiap pelaku jaringan narkoba yang ada di Surabaya, " pungkasnya.
( Dedy )
View



Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments