Razia Karaoke Sering Bocor! Oknum Srikandi Satpol PP Kota Probolinggo Diduga Jadi 'Informan' Pemilik Usaha Hiburan


PENERTIBAN: puluhan anggota satpol PP kota Probolinggo razia tempat karaoke liar di taman maramis. Selasa malam. (Foto istimewa).

Jawapes, Probolinggo – Operasi penertiban tempat hiburan malam karaoke ilegal di kawasan Taman Maramis, Kota Probolinggo, pada Selasa (22/9/26) malam.

Penertiban tersebut diduga telah dibocorkan oleh orang dalam. Ironisnya, informasi sensitif tersebut dibocorin langsung oleh oknum petugas wanita (Srikandi) dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo.

Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh jajaran Satpol PP Kota Probolinggo tersebut akhirnya tidak membuahkan hasil yang optimal. Padahal, tindakan tegas dilakukan guna merespons tingginya aduan warga yang resah akan aktivitas hiburan malam di lingkungan mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pengelola usaha karaoke diduga telah mengendus rencana kedatangan petugas jauh sebelum pasukan penertiban tiba di lokasi. Hal ini diungkapkan oleh AD (39). salah satu rekan kerja pemilik karaoke di area Taman Maramis.

"Yang punya sempat cerita kesaya, kalau ada operasi ditempat karaokenya, langsung dikabari oleh salah satu anggota Satpol PP yang perempuan, Jadi, setiap kali ada razia karaoke di Kota Probolinggo, dia yang selalu kasih kabar ke pemiliknya" Tutur AD warga Kademangan. Jum'at (22/9/26) siang.

Dampak dari bocornya informasi tersebut terlihat jelas saat personel tiba di lokasi kejadian perkara (TKP). Lokasi hiburan malam yang biasanya ramai mendadak sepi, bersih dari pengunjung, pemandu lagu (LC), maupun deretan minuman keras (miras).

Meski kondisi bilik karaoke telah kosong, kecurigaan petugas tidak berhenti begitu saja. Petugas kemudian menyisir area sekitar, mulai dari parkiran hingga kebun pisang.
Petugas juga menggeledah sepeda motor Honda PCX berwarna merah muda yang terparkir di sekitar lokasi. 

Saat diperiksa, bagasi motor matik tersebut ternyata tidak dalam keadaan terkunci. Saat jok motor dibuka, Tim menemukan belasan botol minuman keras bekas pakai yang tersimpan rapi. Penemuan ini menjadi bukti petunjuk adanya aktivitas pesta miras yang baru saja berlangsung sebelum razia dimulai.

"Tim bergerak menyisir setiap sudut area hingga akhirnya kami mengecek motor di area parkir di situ kami menemukan botol-botol kosong yang tersimpan di dalam bagasi," ungkap Akbar Huzaini Kasi Penyidikan Satpol PP Kota Probolinggo.

Akbar memperkirakan sisa miras di dalam wadah tersebut masih tergolong baru dikonsumsi.
"Kalau melihat kondisi botol yang masih bersih dan bagian dalamnya basah, diperkirakan botol miras ini masih baru dibuka," imbuhnya

Menanggapi isu yang beredar di lapangan hingga menyeret nama anggotanya berinisial AA yang juga diterjunkan dalam operasi malam itu, Pemimpin operasi Satpol PP Kota Probolinggo menegaskan tidak akan tinggal diam.

Kasi Binwasluh Satpol PP Kota Probolinggo, Nur Ahmad, selaku pimpinan operasi menegaskan akan segera melakukan investigasi internal terkait dugaan pelanggaran disiplin tersebut.

"Nanti kami bina kalau memang benar dari anggota kami yang membocorkan. Saya selidiki dulu kebenarannya. Kami tidak akan tinggal diam. Kalau nanti terbukti, tetap kita berikan pembinaan terlebih dahulu," tegas Nur Ahmad saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/26)sore.

Langkah investigasi internal ini menjadi pertaruhan ketegasan institusi Satpol PP Kota Probolinggo dalam menjaga kredibilitas dan integritas penegakan hukum di wilayahnya. (Id/Tim)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan