Jawapes Surabaya – Tumbuh tanpa kehadiran seorang ayah tidak menghalangi Kenzo Alvaro Krismayanto Putra, 10 tahun, siswa kelas 5 Xin Zhong School Surabaya, meraih lebih dari 200 penghargaan akademik nasional dan internasional.
Salah satu prestasi terbarunya adalah Juara 2 atau First Runner Up Mathematics dalam SIMSO 2026 International Final di Bangkok, Thailand, 7–10 Agustus 2026. Kenzo bersaing dengan pelajar dari berbagai negara dalam kompetisi matematika dan sains tingkat internasional.
“Kenzo senang dan bangga bisa mengibarkan bendera Merah Putih di negara lain. Kenzo juga bangga menjadi anak Surabaya,” ujar Kenzo, Senin (5/10/2026).
Prestasi lainnya diraih melalui SASMO 2026 Grade 4 dengan medali Silver. Sepanjang penyelenggaraannya, SASMO disebut telah melibatkan lebih dari 700.000 peserta dari lebih 50 negara.
Kenzo juga lolos ke babak final Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) yang dijadwalkan berlangsung Januari 2027 di Bangkok, Thailand. Pada babak kualifikasi akhir September 2026, Kenzo berhasil lolos setelah bersaing dengan hampir 120.000 peserta dari 30 negara.
Sederet prestasi tersebut berjalan seiring dengan capaian akademiknya di sekolah. Anita, ibu Kenzo, mengatakan nilai pelajaran putranya justru berada jauh di atas rata-rata kelas.
“Seiring prestasinya, nilai pelajarannya di sekolah tidak tertinggal, bahkan jauh di atas rata-rata kelasnya,” ujar Anita sambil menunjukkan nilai rapor Kenzo.
Pembinaan matematika Kenzo turut mendapat pendampingan Aswin Burhanudin Sugiyono, guru matematika Xin Zhong School Surabaya.
“Jangan merasa puas dulu, naikkan ke level yang lebih bagus. Kenzo dipersiapkan untuk meraih medali OSN sehingga menjadi bukti resmi keunggulan akademik di tingkat nasional yang diakui kementerian,” ujar Aswin.
Target Kenzo berikutnya adalah meraih medali OSN 2027 sekaligus mengejar medali emas pada final TIMO 2027.
Di balik prestasinya, Anita setia mendampingi perjalanan pendidikan putranya. Ketekunan, disiplin, kepercayaan diri, dan keberanian menghadapi tantangan terus ditanamkan. Bagi keluarga, prestasi bukan sekadar medali, tetapi juga proses belajar dan pembentukan karakter.
Kini, ketertarikan Kenzo mulai mengarah pada teknologi informasi. Ia bercita-cita melanjutkan pendidikan ke National University of Singapore (NUS).
Dari Surabaya, Kenzo terus melangkah membawa nama Indonesia di panggung kompetisi internasional. Targetnya jelas terus naik level, meraih prestasi lebih tinggi, dan mengharumkan nama Kota Surabaya. (Red)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments