Direktur RS Surya Asih Diduga Blokir Wartawan Usai Dimintai Klarifikasi Terkait Pasien BPJS

dr. Lita blokir WA wartawan
Direktur RS. Surya Asih diduga blokir WhatsApp wartawan


Jawapes Pringsewu — Sikap Direktur Rumah Sakit (RS) Surya Asih Pringsewu menjadi sorotan setelah wartawan mengaku tidak lagi dapat mengirimkan pesan WhatsApp ke nomor yang sebelumnya digunakan untuk meminta klarifikasi terkait pemberitaan dugaan penolakan pasien kebidanan.


Sebelumnya, wartawan telah mengirimkan tautan berita berjudul “Pasien Kebidanan Ditolak RS Surya Asih, BPJS Kesehatan Layangkan Teguran dan AWPI Desak Tindakan Tegas” kepada Direktur RS Surya Asih, dr. Lita.


Dalam pesan yang dikirim pada Rabu malam (14/10/2026), wartawan meminta tanggapan pihak rumah sakit mengenai pemberitaan tersebut, sekaligus menanyakan apakah sudah ada sanksi terhadap dokter jaga setelah adanya teguran dari BPJS Kesehatan.


Namun, setelah pesan dikirim, wartawan mendapati perubahan status pengiriman pesan WhatsApp. Awalnya, pesan terlihat dengan dua tanda centang, kemudian berubah menjadi satu tanda centang.


Wartawan selanjutnya mencoba menghubungi nomor tersebut menggunakan akun WhatsApp lain. Pesan yang dikirim sempat menunjukkan dua tanda centang, tetapi kemudian kembali berubah menjadi satu tanda centang.


Perubahan status pengiriman pesan tersebut menimbulkan dugaan bahwa nomor wartawan telah diblokir.


Hingga berita ini disusun, belum diperoleh penjelasan langsung dari Direktur RS Surya Asih mengenai perubahan status pesan maupun substansi klarifikasi yang diminta wartawan.


Hak Jawab dan Keterbukaan Informasi


Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan merupakan bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. Pihak rumah sakit perlu diberikan kesempatan untuk menjelaskan duduk perkara, termasuk menanggapi keluhan keluarga pasien serta teguran yang disebut telah dilayangkan BPJS Kesehatan.


Klarifikasi tersebut penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan tidak hanya mendengar keterangan dari satu pihak.


Terlebih, persoalan pelayanan pasien di instalasi gawat darurat (UGD) berkaitan dengan kepentingan publik. Penjelasan dari pihak rumah sakit dibutuhkan untuk mengetahui kronologi kejadian, prosedur pelayanan yang diterapkan, serta langkah evaluasi yang telah dilakukan.


Wartawan tetap membuka ruang bagi Direktur RS Surya Asih untuk memberikan tanggapan, termasuk menjelaskan apakah ada tindakan terhadap dokter jaga yang disebut dalam pemberitaan sebelumnya.


Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak RS Surya Asih Pringsewu. Semoga persoalan ini dapat dijelaskan secara terbuka demi kepentingan pasien dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (Tim)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan