Babinsa Wonoayu Perkuat Ketahanan Pangan melalui Komsos dengan Pemilik Selepan Beras


Jawapes, SIDOARJO – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan melalui sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu, Sertu Sugiono, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama warga dan pemilik selepan beras di Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menggali informasi mengenai kondisi pengelolaan hasil panen, ketersediaan beras, serta berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha selepan dalam mendukung kebutuhan pangan warga.

Dalam pertemuan itu, Sertu Sugiono berdialog langsung dengan pemilik selepan beras mengenai proses penggilingan, penyerapan gabah, penyimpanan beras, hingga pendistribusiannya kepada masyarakat. 

Menurutnya, keberadaan selepan beras memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan rantai pangan di tingkat desa. “Selepan beras bukan hanya tempat pengolahan gabah menjadi beras, tetapi juga bagian dari mata rantai ketahanan pangan. Dari tempat inilah hasil panen petani dapat diolah dan disalurkan sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujar Sertu Sugiono.

Ia menjelaskan, ketahanan pangan tidak semata-mata berkaitan dengan ketersediaan bahan makanan, tetapi juga mencakup kemampuan masyarakat dalam mengelola, menyimpan, dan mendistribusikan hasil pertanian secara berkelanjutan. Karena itu, komunikasi antara petani, pemilik selepan, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan perlu terus dibangun.

Menurutnya, koordinasi yang baik dapat membantu mengidentifikasi berbagai persoalan sejak dini, seperti fluktuasi harga gabah, keterbatasan sarana pengeringan, kualitas hasil panen, hingga kendala distribusi. Dengan adanya komunikasi terbuka, setiap permasalahan diharapkan dapat dicarikan solusi secara bersama-sama. “Pengelolaan hasil panen harus dilakukan secara cermat agar kualitas beras tetap terjaga. Penyimpanan yang baik, kebersihan tempat penggilingan, serta ketepatan dalam proses pengolahan sangat berpengaruh terhadap mutu beras yang dihasilkan,” katanya.

Sertu Sugiono juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang jujur, transparan, dan bertanggung jawab. Pemilik selepan diharapkan dapat menjalin hubungan yang baik dengan para petani, termasuk memberikan informasi yang jelas mengenai proses penggilingan maupun hasil yang diperoleh.

Selain membahas aspek teknis, komsos tersebut juga menjadi momentum untuk mendorong kepedulian bersama terhadap keberlangsungan sektor pertanian. Babinsa mengajak warga agar terus mendukung petani lokal dengan memanfaatkan dan mengembangkan potensi pangan yang ada di wilayah Desa Pilang. “Ketahanan pangan akan semakin kuat apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian dan mengambil peran sesuai bidangnya. Petani menghasilkan gabah, pemilik selepan mengolahnya, sementara masyarakat ikut menjaga dan memanfaatkan hasil produksi lokal secara bijak,” tutur Sertu Sugiono.

Ia menambahkan, pendampingan kepada masyarakat merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membangun ketahanan wilayah. Melalui komunikasi sosial, aparat dapat memahami kondisi warga secara langsung, menyerap aspirasi, serta mendorong terciptanya kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kedekatan tersebut menjadi modal penting dalam membangun suasana yang harmonis, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat semangat gotong royong di lingkungan desa.

Sertu Sugiono menegaskan bahwa ketahanan pangan harus dipersiapkan secara berkelanjutan dan tidak hanya dilakukan ketika terjadi persoalan. Menurutnya, perencanaan, pengelolaan sumber daya, serta kerja sama lintas sektor perlu dilakukan secara konsisten agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi harus terus dijaga agar setiap potensi yang ada dapat dikembangkan, sementara berbagai hambatan dapat diatasi secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Melalui kegiatan komsos tersebut, Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu berharap hubungan antara aparat kewilayahan, warga, petani, dan pemilik selepan beras semakin erat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung penguatan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pangan di Desa Pilang.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab, tertib, dan penuh kekeluargaan. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan serta mengembangkan potensi pertanian di wilayahnya.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan