Babinsa Krembung Bekali Pramuka dengan Nilai Disiplin dan Kepemimpinan


Jawapes, SIDOARJO – Semangat membentuk karakter generasi muda terus dilakukan melalui berbagai pendekatan yang edukatif dan inspiratif. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan pembekalan kepada siswa-siswi Penggalang Pramuka di SMK Islam Rejeni, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, yang diberikan oleh Babinsa Koramil 0816/07 Krembung, Serma Moch Awwabin, pada Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap pembinaan generasi muda, khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta semangat kebersamaan sejak usia sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Serma Moch Awwabin menyampaikan pembekalan secara komunikatif dengan mengajak para siswa untuk memahami bahwa kegiatan Pramuka tidak sekadar aktivitas di luar ruang, tetapi juga merupakan sarana pembentukan karakter dan kepribadian.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam kepramukaan memiliki relevansi yang kuat dengan kehidupan sehari-hari. Sikap disiplin, keberanian mengambil keputusan, kemampuan bekerja sama, kepedulian terhadap sesama, serta kesanggupan menjalankan tanggung jawab merupakan modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan. “Pramuka merupakan wadah yang sangat baik untuk membangun karakter generasi muda. Melalui berbagai kegiatan, siswa dilatih untuk memiliki kedisiplinan, kemandirian, rasa tanggung jawab, sekaligus kemampuan bekerja sama dengan orang lain,” ujar Serma Moch Awwabin.

Ia menambahkan, generasi muda saat ini memiliki tantangan yang semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Karena itu, para pelajar perlu memiliki fondasi karakter yang kuat agar mampu menyaring berbagai informasi secara bijak serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. “Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif. Para siswa harus mampu menjadi generasi yang cerdas dalam menggunakan media sosial, kritis dalam menerima informasi, serta memiliki etika dalam berkomunikasi. Jangan sampai teknologi justru mengurangi kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Serma Moch Awwabin mengajak para anggota Pramuka untuk membiasakan diri menjadi pribadi yang memiliki integritas. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh karakter, konsistensi, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar.

Ia juga menekankan pentingnya membangun jiwa kepemimpinan sejak dini. Kepemimpinan, katanya, tidak selalu identik dengan kemampuan memberikan perintah kepada orang lain, melainkan juga tercermin dari keteladanan, kesediaan mendengarkan, kemampuan menyelesaikan persoalan, dan keberanian bertanggung jawab atas setiap keputusan. “Seorang pemimpin yang baik harus mampu memberikan contoh terlebih dahulu. Mulailah dari hal sederhana, seperti disiplin waktu, menaati aturan, menghargai guru dan orang tua, menjaga persahabatan, serta berani mengakui kesalahan dan memperbaikinya,” tuturnya.

Di hadapan para siswa, Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan toleransi di lingkungan sekolah. Perbedaan latar belakang, karakter, maupun pendapat hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang menjadi salah satu ruh dalam kegiatan Pramuka dapat menjadi bekal penting dalam membangun generasi yang memiliki kepedulian sosial dan rasa cinta terhadap lingkungan sekitarnya. “Jadilah generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian, berkarakter, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya,” pesan Serma Moch Awwabin.

Kegiatan pembekalan berlangsung dalam suasana interaktif. Para siswa mengikuti materi dengan antusias dan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi serta menyampaikan berbagai pertanyaan dan pandangan.

Melalui kegiatan tersebut, kehadiran Babinsa di lingkungan pendidikan diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara TNI, sekolah, dan generasi muda. Pendekatan edukatif dan komunikatif seperti ini menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang disiplin, tangguh, berwawasan kebangsaan, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan