Babinsa Candi Dorong Budidaya Ikan Air Tawar Jadi Penggerak Ekonomi Warga


Jawapes, SIDOARJO – Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan Babinsa Koramil 0816/02 Candi melalui komunikasi sosial (Komsos) bersama warga. Salah satunya dilakukan Pelda Agung saat menyambangi kelompok budidaya ikan air tawar milik Rudy, warga RT 12/RW 05, Dusun Sudo, Desa Sidodadi, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (3/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pelda Agung berdialog secara langsung dengan Bapak Rudy untuk mengetahui perkembangan usaha budidaya ikan air tawar yang dikelolanya. Pembicaraan berlangsung santai dan penuh keakraban, namun tetap diarahkan pada sejumlah hal yang berkaitan dengan pengelolaan usaha, pemeliharaan ikan, serta peluang pengembangan budidaya agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Menurut Pelda Agung, keberadaan kelompok budidaya ikan air tawar merupakan salah satu potensi lokal yang layak dikembangkan secara berkelanjutan. Selain dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, kegiatan tersebut juga mempunyai nilai ekonomi apabila dikelola dengan perencanaan, ketekunan, serta memperhatikan kualitas produksi. 

“Budidaya ikan air tawar tidak hanya dapat dipandang sebagai kegiatan sampingan, tetapi juga memiliki peluang menjadi sumber pendapatan masyarakat apabila dikelola secara konsisten. Karena itu, penting bagi para pembudidaya untuk memperhatikan kualitas air, pemberian pakan, kesehatan ikan, kebersihan kolam, hingga proses pemasaran hasil panen,” ujar Pelda Agung.

Ia menambahkan, pengembangan sektor perikanan skala masyarakat membutuhkan kolaborasi dan kemauan untuk terus belajar. Menurutnya, pengalaman warga di lapangan perlu dipadukan dengan pengetahuan mengenai teknik budidaya yang baik agar produktivitas dapat meningkat dan risiko kerugian dapat ditekan. 

“Yang tidak kalah penting adalah membangun pola usaha yang terukur. Mulai dari perencanaan modal, pemilihan bibit, pemeliharaan, pengendalian penyakit, sampai pemasaran harus diperhitungkan. Dengan manajemen yang baik, budidaya ikan dapat berkembang menjadi usaha produktif yang mampu menopang ketahanan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pelda Agung juga mendorong warga agar memanfaatkan potensi lingkungan secara bijak dan mengembangkan usaha sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Ia menilai, kegiatan ekonomi berbasis potensi desa akan lebih kuat apabila dibangun melalui semangat kebersamaan, saling bertukar pengalaman, serta membuka jejaring pemasaran yang lebih luas.

Komsos tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Babinsa untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi warga. Kedekatan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat diharapkan dapat menciptakan komunikasi dua arah yang konstruktif.

Pelda Agung menegaskan, Babinsa tidak hanya hadir dalam situasi yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban wilayah, tetapi juga berupaya memberikan pendampingan serta motivasi terhadap berbagai aktivitas positif masyarakat. “Babinsa pada prinsipnya harus mampu menjadi bagian dari masyarakat. Ketika ada potensi yang dapat dikembangkan, kita dorong agar semakin produktif. Ketika ada kendala, kita komunikasikan dan carikan solusi bersama sesuai kapasitas dan kewenangan yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, Rudy menyambut baik perhatian dan komunikasi yang dilakukan Babinsa. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi dirinya untuk terus mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar yang telah dijalankan.

Kegiatan Komsos berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Melalui interaksi secara langsung dengan warga, Babinsa Koramil 0816/02 Candi terus berupaya membangun kedekatan sekaligus mendorong tumbuhnya berbagai potensi masyarakat yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan warga di wilayah binaan.

Dengan pendampingan dan komunikasi yang berkesinambungan, potensi budidaya ikan air tawar di Desa Sidodadi diharapkan dapat berkembang secara lebih optimal, memiliki nilai tambah ekonomi, serta menjadi salah satu contoh pemanfaatan potensi lokal yang produktif dan berkelanjutan.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan