Jawapes, SIDOARJO – Upaya meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar aktivitas masyarakat terus dilakukan melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan warga. Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu, Serka Agus Yudhi Sukamto, melaksanakan persiapan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih berupa jembatan beton di Dusun Karangnongko RT 005 RW 004, Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (26/9/2026).
Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya warga yang setiap hari menggunakan akses penghubung tersebut untuk menjalankan berbagai aktivitas. Infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sekitar 3.000 jiwa atau 1.000 kepala keluarga (KK), yang terdiri atas petani, pedagang, pelajar, serta masyarakat umum.
Dimulainya pekerjaan pada 26 September 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat. Kehadiran jembatan beton yang direncanakan tersebut diharapkan dapat menunjang konektivitas antarwilayah, sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai fasilitas dan menjalankan kegiatan ekonomi maupun pendidikan.
Dalam tahap awal, persiapan pembangunan dilaksanakan dengan memperhatikan rencana pekerjaan yang telah disusun. Adapun tahapan yang direncanakan mencakup pembongkaran jembatan lama apabila diperlukan serta pembuatan jembatan darurat sebagai bagian dari pengaturan akses selama proses pembangunan. Kedua tahapan tersebut masih menyesuaikan dengan kebutuhan dan rencana teknis di lapangan.
Serka Agus Yudhi Sukamto menyampaikan bahwa persiapan pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat secara langsung bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan yang memadai sangat penting untuk menunjang kelancaran aktivitas warga, terutama bagi mereka yang menggantungkan kehidupan sehari-hari pada akses jalan tersebut.
“Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Karangpuri, khususnya warga Dusun Karangnongko. Jembatan yang dibangun dengan konstruksi beton ini nantinya diharapkan mampu menunjang kelancaran mobilitas warga, baik untuk kegiatan pertanian, perdagangan, pendidikan maupun aktivitas sehari-hari lainnya,” ungkap Serka Agus.
Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi dan kerja sama antara aparat kewilayahan, pelaksana pembangunan, serta masyarakat agar seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan rencana. Dukungan dan partisipasi warga menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kelancaran kegiatan, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun.
“Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar, aman dan sesuai dengan perencanaan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan pekerjaan, menjaga keselamatan di sekitar lokasi serta nantinya ikut merawat jembatan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Melalui keterlibatan Babinsa dalam persiapan pembangunan tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara TNI dan masyarakat. Pendampingan di wilayah juga menjadi bagian dari komitmen aparat teritorial dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan warga.
Dengan adanya Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Karangpuri, masyarakat berharap akses penghubung yang lebih memadai dapat menunjang kegiatan sosial dan ekonomi, sekaligus memberikan kemudahan bagi petani mengangkut hasil panen, pedagang mendistribusikan barang, serta pelajar menuju sekolah.
Pembangunan ini diharapkan menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kemajuan desa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas, baik saat ini maupun pada masa mendatang.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments