Program Optimasi Lahan Non Rawa di Desa Kebonsari dikerjakan oleh Gapoktan Makmur Jaya dengan Profesional

Jawapes Lumajang - Program dari kementerian pertanian melalui Optimasi lahan non rawa sangat membantu petani, Senin (17/9/2026).

Optimasi lahan non rawa adalah strategi Kementerian Pertanian untuk memasukkan air ke area pertanian saat musim kering, khususnya pada lahan kering atau sawah tadah hujan. Tujuannya untuk menaikkan Indeks Pertanaman (IP) dan produktivitas pangan nasional melalui pembangunan embung, sumur bor, dam parit, serta rehabilitasi saluran irigasi. 

Tujuan Utama Meningkatkan ketersediaan air irigasi saat musim kemara, Menaikkan frekuensi panen atau Indeks Pertanaman (IP) dalam setahun dan Mendukung target swasembada pangan berkelanjutan.

Salah satunya ada kegiatan di desa Kebonsari kecamatan Sumbersuko yang dikerjakan oleh Gapoktan makmur jaya, kegiatan ini bersumber dana dari APBN tahun 2026, sedangkan dana yang digelontorkan sebesar Rp.335.800.000.

Bambang wakil ketua dari ikatan penulis dan jurnalis Indonesia kabupaten Lumajang memberikan komentarnya terkait pengerjaan yang dikerjakan oleh Gapoktan makmur jaya, dana yang digelontorkan sebesar Rp.335.800.000, terbilang cukup besar dan perlu semua pihak untuk selalu awasi dan kontrol pekerjaan agar bisa menghasilkan pembangunan yang berkualitas serta program ini tepat sasaran.

" Kami berharap agar Gapoktan makmur jaya ini bisa bekerja dengan baik dan profesional dan sesuai dengan arahan penyuluh pertanian serta sesuai dengan RAB dan SOP nya, saat dilokasi kami tidak melihat mesin molen, dan tentunya kami akan mencari informasi ke dinas terkait," tindasnya.

Pun demikian kami sudah melihat progres pekerjaan sampai sekarang pengerjaan cukup baik dan kita berharap pekerjaan ini selesai tepat waktu dan bisa segera untuk mengalirkan air ke sawah.

" Kami tadi juga melihat walaupun pekerjaan ini belum selesai, herannya air sudah dibuka," tuturnya.
Lembaga swadaya masyarakat jaringan warga peduli sosial kabupaten Lumajang cukup ikut bicara program yang bermanfaat dari kementerian pertanian harus bisa membawa dampak positif dan pekerjaan harus sesuai dengan harapan semua pihak.

" Karena yang kerjakan Gapoktan tentunya perlu adanya pendampingan baik dari penyuluh maupun dinas terkait, sehingga kolaborasi ini bisa membantu dan meringankan tugas dari Gapoktan," katanya.

Peran dari dinas terkait seperti badan penyuluhan pertanian dan dinas pertanian cukup baik dan mereka sangat profesional dalam bekerja, itu membuktikan bahwa profesional kerja menjadi tanggung jawab mereka agar swasembada pangan di kabupaten Lumajang bisa tercapai dengan  keinginan dan harapan bersama.

Saat awak media konfirmasi ke kepada kepala desa Kebonsari melalui WhatsApp beliau menyampaikan bahwa pekerjaan drainase itu dikerjakan oleh Gapoktan makmur jaya, beliau berharap program yang baik itu bisa dimanfaatkan dengan baik agar irigasi air ke sawah lancar.

( Eko)
Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan