Jawapes, SIDOARJO – Semangat generasi muda untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Upacara Pembukaan Aksi Nyata Peran Saka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sidoarjo Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, bertempat di Bumi Perkemahan Desa Tanjekwagir, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan yang diikuti sekitar 130 Pramuka Penegak dari berbagai Satuan Karya (Saka) se-Kabupaten Sidoarjo ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat pengabdian, meningkatkan keterampilan, sekaligus memperkuat kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sosial dan kehidupan berbangsa.
Usai amanat, rangkaian upacara diteruskan dengan laporan Komandan Upacara, penghormatan kepada Pembina Upacara, pembacaan doa, hingga Pembina Upacara meninggalkan lapangan. Seluruh rangkaian upacara pembukaan berlangsung tertib, lancar dan penuh semangat kebersamaan. Tidak berhenti pada seremoni pembukaan, peserta kemudian mendapatkan sejumlah materi yang bersifat edukatif dan aplikatif. Ibu Winda Safitri, S.KM. dari Dinas Kesehatan P2P menyampaikan materi mengenai pencegahan penularan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Dalam penyampaiannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengenali tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat. Edukasi tersebut diharapkan dapat mendorong para anggota Pramuka menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan pengetahuan kesehatan kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungan masing-masing.
Selanjutnya, materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) disampaikan oleh Danramil 0816/07 Krembung Kapten Inf Darminto, S.H., dengan mengangkat tema empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Darminto menekankan bahwa Pramuka memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki rasa cinta tanah air, serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Generasi muda adalah penerus bangsa. Karena itu, adik-adik Pramuka harus memiliki karakter yang kuat, disiplin, peduli, serta memahami nilai-nilai kebangsaan. Empat pilar kebangsaan jangan hanya dipahami sebagai materi, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” ujar Kapten Inf Darminto.
Menurutnya, semangat kebangsaan dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, seperti menghormati perbedaan, menjaga kerukunan, menaati aturan, bergotong royong, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
“Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan. Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi pedoman dalam kehidupan. Adik-adik Pramuka harus mampu menjadi contoh yang baik di sekolah, keluarga, maupun di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kapten Inf Darminto juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan kegiatan Aksi Nyata Peran Saka sebagai ruang untuk mengembangkan potensi diri. Menurutnya, kegiatan Pramuka tidak sekadar membentuk keterampilan, tetapi juga menanamkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian.
“Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk belajar dan menempa diri. Ambil setiap pengalaman dan ilmu yang diperoleh untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pramuka harus hadir bukan hanya sebagai pelajar, tetapi juga sebagai generasi yang siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa,” tuturnya.
Sementara itu, pelaksanaan Aksi Nyata Peran Saka Kwarcab Sidoarjo Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi para Pramuka Penegak untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, membangun jejaring persaudaraan, serta mengembangkan kepedulian terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda membutuhkan sinergi berbagai pihak. Kolaborasi antara Kwarcab Sidoarjo, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, pembina Saka, serta para peserta menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, berwawasan kebangsaan dan memiliki semangat pengabdian.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan 130 Pramuka Penegak dari berbagai Satuan Karya se-Kabupaten Sidoarjo tidak hanya pulang membawa pengalaman dan pengetahuan baru, tetapi juga membawa semangat untuk menjadi pribadi yang lebih peduli, mandiri, disiplin, dan siap berbuat nyata bagi lingkungan serta masyarakat. Aksi Nyata Peran Saka bukan sekadar kegiatan perkemahan dan pembinaan, melainkan bagian dari proses menyiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, cinta tanah air, serta mampu menghadirkan manfaat melalui tindakan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan dan semangat kebersamaan.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments