![]() |
| Pemkab Tanggamus Bantah Isu Damai, Kandang Ayam Lentera Terancam Ditutup Permanen |
Jawapes Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus menegaskan kabar yang menyebut adanya perdamaian antara warga dengan pengelola peternakan ayam ras petelur Lentera di Dusun Tulung Kistang, Kecamatan Kota Agung Timur, adalah tidak benar.
Pemkab memastikan proses penanganan masih mengacu pada rekomendasi tegas: penutupan permanen atau relokasi kandang.
Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Pemkab Tanggamus, Arif Rakhman, menyebut isu kesepakatan damai yang beredar tidak memiliki dasar. Ia menegaskan pemerintah tetap berpedoman pada Surat Keputusan Nomor 100.3.1/2412/08/2026 tertanggal 19 Mei 2026 yang ditandatangani Sekretaris Daerah.
“Awal Agustus tim akan menggelar rapat untuk membahas langkah penutupan, berpedoman pada SK tersebut. Sebelumnya sudah diberikan waktu 30 hari untuk menghentikan aktivitas dan merelokasi kandang,” ujar Arif, Selasa (28/7/2026).
Menurut Arif, rekomendasi tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat Satgas pada 12 Mei 2026 yang menemukan berbagai persoalan administratif dan teknis dalam operasional peternakan.
Di sisi lain, penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Tanggamus, Wisda Pratama, mengaku belum mengetahui adanya kesepakatan damai. Ia memastikan kepolisian akan memanggil kedua pihak untuk dilakukan mediasi.
“Kamis akan kami panggil untuk mendengarkan keinginan mereka,” katanya.
Sementara itu, perwakilan warga terdampak, Matnaser, juga menepis keras isu perdamaian tersebut. Ia menegaskan sikap warga tetap konsisten: menuntut penutupan permanen atau relokasi kandang.
“Tidak pernah ada negosiasi damai. Keputusan kami tetap, kandang harus ditutup atau dipindahkan,” tegasnya.
Matnaser menjelaskan, kedatangan warga ke Polres Tanggamus sebelumnya hanya untuk menanyakan perkembangan proses penyidikan. Dalam pertemuan itu sempat muncul usulan tambahan waktu dua bulan untuk relokasi, namun tidak pernah membahas kesepakatan damai.
Dengan demikian, hingga saat ini polemik peternakan ayam Lentera masih jauh dari kata selesai, dan keputusan penutupan tetap menjadi opsi utama yang dipertimbangkan pemerintah. (Ady)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments