Mejayan Dongkrek Festival 2026, Kirab Budaya dan Peresmian Bumi Dongkrek Ramai Digelar


Jawapes, MADIUN – Semangat pelestarian budaya lokal kembali menggeliat di Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun melalui gelaran Mejayan Dongkrek Festival yang berlangsung meriah pada Sabtu (18/7/2026). Acara tahunan ini tidak hanya menampilkan seni pertunjukan tradisional, tetapi juga menjadi momen bersejarah bagi identitas desa setempat.

Rangkaian festival dimulai sejak pagi hari di Lapangan Palang Mejayan. Tepat pukul 08.00 WIB, ratusan penonton memadati lokasi untuk menyaksikan lomba Dongkrek tingkat pelajar. 

Antusiasme generasi muda terlihat jelas dengan keikutsertaan 9 peserta dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan 3 peserta dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kompetisi ini menjadi wadah penting bagi anak-anak untuk mengenal dan mencintai warisan leluhur sejak dini.

Puncak kemeriahan festival terjadi pada malam harinya. Mulai pukul 19.00 WIB, Lapangan Palang Mejayan berubah menjadi panggung raksasa bagi Kirab Dongkrek. Sebanyak tujuh tim Dongkrek perwakilan dari berbagai dusun di Desa Mejayan unjuk gigi menampilkan tarian khas dengan gerakan dinamis dan musik gamelan yang menggelegar.

Selain pertunjukan Dongkrek, kirab malam itu juga dimeriahkan oleh arak-arakan tujuh Gunungan Golang Galing yang melambangkan hasil bumi dan rasa syukur warga. Rangkaian parade ditutup dengan Fashion Batik Carnival yang menampilkan kreasi busana batik modern nan elegan, menyatukan tradisi dan tren masa kini dalam satu harmoni.


Momen paling dinanti dalam acara ini adalah peresmian gelar kehormatan bagi desa. Kepala Desa Mejayan, Gunawan Wibisono, ST., secara resmi mendeklarasikan Desa Mejayan sebagai "Mejayan Bumi Dongkrek". 

Penetapan ini menegaskan komitmen pemerintah desa dan masyarakat untuk menjadikan Dongkrek bukan sekadar tontonan, melainkan identitas utama yang terus dilestarikan dan dikembangkan.

"Dongkrek adalah identitas Desa Mejayan. Melalui predikat 'Bumi Dongkrek', kami ingin memastikan warisan budaya ini terus lestari, dicintai generasi muda, dan menjadi kebanggaan masyarakat," ujar Kepala Desa Mejayan, Gunawan Wibisono, ST dalam prakata pembukaan festival Dongkrek, Sabtu (18/7/2026).

Dengan start dan finish yang sama di Lapangan Palang Mejayan, seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sukses. Gelaran Mejayan Dongkrek Festival 2026 membuktikan bahwa seni tradisional mampu tetap relevan dan menjadi kebanggaan bersama, sekaligus memperkuat solidaritas antar warga dusun di Desa Mejayan.(Bun)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan