BBM Langka di Sampang, Mobil Tangki Pertamina Diduga "Kencing", BBM Disalurkan ke Jerigen Dipinggir Jalan

 


Jawapes Sampang – Di tengah kelangkaan BBM bersubsidi yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU Kabupaten Sampang, muncul dugaan praktik mobil tangki Pertamina "kencing". Mobil tangki bernopol L 85xx diduga berhenti di luar titik bongkar muat resmi dan menyalurkan BBM ke sejumlah jeriken dipinggir jalan.


Pantauan media pada Kamis (2/7/2026) menemukan mobil tangki tersebut berhenti di Jalan Raya Torjun, berdampingan dengan sebuah Suzuki Carry. Di lokasi diduga terjadi aktivitas penyaluran BBM langsung ke jeriken.


Dugaan itu diperkuat keterangan Mansur (48), warga Jrengik. "Sering mas saya jumpai mobil tangki Pertamina berhenti di pinggir jalan, di dekatnya ada mobil Carry," ujarnya, Jumat (3/7/2026).


Apabila terbukti, praktik tersebut berpotensi melanggar prosedur distribusi BBM karena mobil tangki seharusnya menyalurkan BBM langsung ke tangki pendam SPBU. Dugaan itu juga menjadi sorotan karena terjadi saat masyarakat Sampang kesulitan memperoleh BBM bersubsidi dan harus mengantre berjam-jam di SPBU, serta berpotensi membahayakan keselamatan mengingat BBM merupakan bahan mudah terbakar.


Tim Media ini. telah mengonfirmasi temuan tersebut kepada Pengawas Pertamina, Vian Candra, melalui WhatsApp dengan menanyakan apakah penyaluran BBM langsung ke jeriken diperbolehkan. Vian hanya menjawab, "Nopol berapa itu mas?" Setelah media menyampaikan nomor polisi L 8538, hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban maupun klarifikasi.


Masyarakat berharap Pertamina Patra Niaga segera memperketat pengawasan armada mobil tangki, menelusuri dugaan praktik "mobil kencing", dan memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai prosedur. Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Pertamina masih memiliki hak jawab dan hak klarifikasi atas dugaan tersebut. (Tim)


Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan