Kapolres probolinggo kota AKBP Rico Yumasri: Gelar donor darah dan khitan dalam rangka menyambut hari bhayangkara ke 80.
Jawapes, Probolinggo – Jajaran Kepolisian Resor Probolinggo Kota melaksanakan aksi sosial berupa khitanan massal gratis dan donor darah, Rabu (10/6/2026) pagi. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli mendatang.
Dua agenda kemanusiaan ditempatkan di lokasi berbeda agar pelaksanaannya berjalan tertib dan kondusif. Untuk donor darah dipusatkan di Aula Graha Prabu, sedangkan tindakan khitanan massal ditangani langsung oleh tim medis di Klinik Pratama Polres Probolinggo Kota.
Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri menjelaskan bahwa bakti sosial ini menjadi sarana konkret kepolisian untuk mendekatkan diri dan membantu warga sekitar. Langkah ini diharapkan mampu meringankan kebutuhan langsung masyarakat di bidang kesehatan.
"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai dengan meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat. Melalui donor darah dan khitan gratis ini, kami berharap kehadiran Polri dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar AKBP Rico Yumasri saat meninjau lokasi kegiatan.
Pihak kepolisian ingin memaknai peringatan hari jadi tahun ini dengan aksi nyata yang menyentuh kepentingan publik. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya sekadar menjaga keamanan, melainkan juga membawa dampak sosial yang positif.
Aksi donor darah tercatat 80 orang yang mendaftarkan diri secara sukarela. Dari total peminat tersebut, terdiri dari 65 personel kepolisian aktif dan 15 anggota Bhayangkari.
Setelah melewati proses skrining medis yang ketat, petugas berhasil mengumpulkan sebanyak 48 kantong darah. Seluruh pasokan darah yang didapat langsung disalurkan untuk membantu ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.
Di sisi lain, terdapat 32 pendaftar yang terpaksa ditolak tim medis karena belum memenuhi kriteria kesehatan dasar. Kegagalan screening rata-rata disebabkan oleh beberapa faktor medis saat pemeriksaan berlangsung.
Beberapa faktor penyebab penolakan tersebut di antaranya adalah tingginya kadar hemoglobin (HB) serta tekanan darah yang melebihi batas aman. Selain itu, ada beberapa calon pendonor yang masa tenggang donor sebelumnya belum genap dua bulan.
Sementara itu, program khitanan gratis diikuti oleh 20 anak dari berbagai wilayah di Kota Probolinggo. Seluruh proses tindakan operasi ringan berjalan aman di bawah penanganan tenaga medis profesional klinik setempat dan para peserta dijadwalkan kembali untuk kontrol lanjutan pada hari Jumat nanti.
kepedulian sosial ini mendapat respons positif dari warga setempat, salah satunya diutarakan oleh Syaifudin. Sebagai orang tua peserta khitan, ia merasa sangat terbantu dengan adanya program bebas biaya dari kepolisian ini dan berharap agenda serupa bisa digelar secara rutin.
"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Polres Probolinggo Kota. Program khitan gratis ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi kami sebagai orang tua. Pelayanannya juga baik dan anak-anak merasa nyaman selama proses khitan," ungkap Syaifudin
Menanggapi apresiasi dari warga, AKBP Rico Yumasri menegaskan kembali komitmen institusinya untuk konsisten mengawal aksi kemanusiaan. Ia menyebut pelayanan terbaik kepada masyarakat harus mencakup segala aspek kehidupan.
"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir melalui kegiatan kemanusiaan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat," Pungkas Kapolres.(Id)
View



إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments