Jawapes Surabaya – Rotary Club of Soerabaja bersama Rotary Club of Tokyo Shinagawa Chuo memberikan apresiasi atas kontribusi dalam Project Magic Hand, program pengembangan pendidikan inklusif di SLB Harapan Bunda yang menghadirkan Immersive Snoezelen Room sebagai ruang terapi multisensori untuk anak berkebutuhan khusus.
Project Magic Hand merupakan kolaborasi internasional yang didukung Rotary Club of Tokyo Shinagawa Chuo, menegaskan pentingnya sinergi global dalam peningkatan layanan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
Muhammad Aldiansyah, entrepreneur muda Surabaya, mendapat apresiasi atas keterlibatannya dalam program ini. Ia dikenal aktif di bidang pendidikan, kepemudaan, pengembangan SDM, dan kewirausahaan, serta kerap menjadi inspirasi mahasiswa di Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Aldiansyah menyampaikan bahwa Project Magic Hand merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Immersive Snoezelen Room bukan hanya ruang terapi multisensori, tetapi bukti bahwa kolaborasi lintas negara, lintas organisasi, dan lintas profesi dapat menghadirkan perubahan yang bermakna bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Ia juga mengapresiasi Satria Wicaksana atas kepercayaan dalam proses perencanaan hingga implementasi program.
Project ini diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran, pengalaman sensorik, serta perkembangan anak berkebutuhan khusus di SLB Harapan Bunda.
Project Magic Hand menjadi contoh kolaborasi internasional antara dunia pendidikan, organisasi sosial, dan profesional yang menghadirkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi pendidikan inklusif di Indonesia. (Red)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments