Heboh Camat Mayangan Terpilih Jadi Kadis DLH Termuda, Mutasi Massal ASN Pemkot Probolinggo Tuai Pertanyaan


Aminuddin: Lantik 88 ASN dikota probolinggo selesai dimalam hari itu juga, perombakan dadakan  kembali terjadi di lingkungan pemkot terkesan tertutup diantara 12 kepala dinas (OPD) ikut tergeser. (Foto: Kominfo).

Jawapes, Probolinggo – Kebijakan mutasi dan rotasi massal terhadap 88 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo terus menjadi sorotan publik. Langkah penyegaran birokrasi yang dilakukan pada malam hari secara mendadak tersebut juga melibatkan pergeseran posisi 12 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pelantikan yang berlangsung di malam hari menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat maupun internal pemerintahan. Publik menyoroti urgensi serta momentum pelaksanaan rotasi yang dinilai tidak biasa karena dilangsungkan di luar jam kerja reguler. Senin (8/6/26) malam.

Salah satu figur yang menjadi pusat perhatian dalam gerbong mutasi kali ini adalah Agus Dwiwantoro, S.STP. ASN berpangkat Pembina Tingkat I (IV/b) yang saat ini berusia 45 tahun mendapatkan penugasan baru dalam jenjang kariernya.

Sebelumnya, Agus Dwiwantoro menjabat sebagai Camat Mayangan Kota Probolinggo. Jabatan struktural tersebut berada pada level Eselon III/a dengan klasifikasi Kelas Jabatan 12.

Melalui mutasi Agus Dwiwantoro dialihkan tugasnya untuk memimpin Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo. Ia menggantikan pejabat sebelumnya, Ir. Retno Wandansari, S.Pt., M (57). yang kini bergeser posisi menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disperinaker) kota Probolinggo.

Penunjukan ini menempatkan Agus Dwiwantoro sebagai Kepala DLH termuda di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo saat ini. Posisi baru yang dipangkunya tersebut merupakan jabatan struktural Eselon II/b dengan Klasifikasi Kelas Jabatan 14.

Pergeseran posisi dari level camat menuju kepala dinas ini menunjukkan adanya peningkatan eselon dan kelas jabatan bagi yang bersangkutan. Secara administratif, perpindahan ini merupakan bagian dari promosi jabatan di lingkungan birokrasi daerah.

Proses perombakan 88 Asn dipemkot tersebut merujuk pada surat yang diterbitkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan Nomor 00272/B-BM.02.01/SD/K/2026 yang dikeluarkan pada tanggal 28 Mei 2026.

Dalam Surat tertulis tentang perolehan Tunjangan Jabatan Struktural serta Rekomendasi Promosi ke dalam Jabatan Manajemen Talenta di Pemerintah Kota Probolinggo. Dokumen ini menjadi acuan utama legalitas pelantikan para pejabat struktural yang baru.

Meskipun memiliki dasar administratif yang resmi, kebijakan perombakan posisi birokrasi di lingkungan pemerintah daerah tetap memicu respons dari jajaran legislatif Kota Probolinggo. Anggota dewan mulai memberikan atensi mendalam terhadap kapabilitas para pejabat yang ditunjuk.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo, Saiful Imam, memberikan pandangannya terkait penataan aparatur sipil negara yang baru saja bergulir ini. Ia menekankan pentingnya fungsi pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan.

Menurut Saiful, pihak legislatif memiliki kewenangan penuh untuk terus mengawal dan mengawasi kinerja para kepala dinas yang baru dilantik. Langkah ini dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik pasca-mutasi.

Ia juga menyoroti adanya beberapa figur yang dinilai secara normatif belum memasuki waktu ideal untuk menduduki posisi sebagai kepala dinas. Namun, karena proses pelantikan sudah berjalan, fungsi kontrol akan dioptimalkan guna mengukur capaian kinerja mereka di lapangan.

"Kita selaku legislatif hanya bisa mengawasi kinerja para Kadis, yg belum waktunya menjabat Kadis," ungkap Saiful Imam.

Pemerintah Kota Probolinggo sendiri memikul tanggung jawab untuk membuktikan bahwa penataan struktur organisasi melalui pemanfaatan manajemen talenta ini dapat membawa dampak positif bagi percepatan program pembangunan daerah ke depan. 

Ungkapan kritis juga datang dari warga mayangan"Saya heran beliau bisa langsung terpilih sebagai kepala dinas, dari Camat Mayangan langsung naik ke tingkat Eselon II. Usianya juga terbilang masih sangat muda. Apakah tidak ada lagi calon lain yang lebih pas di lingkungan pemerintah daerah? Namun, mudah-mudahan beliau bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk masyarakat Kota Probolinggo," ujar Uswatun Khasanah, salah seorang warga Kecamatan Mayangan. Rabu (10/6/26) Siang.

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

أحدث أقدم

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan