Jawapes, BANJARNEGARA – Ratusan warga Desa Wanaraja RW002, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara menggelar rangkaian acara khidmat bertajuk "Haul Mbah Kyai Gunung dan Tasyakuran Bulan Muharam 1448 H". Kegiatan sosio-religius berbasis gotong royong yang mengusung tema "Merawat Tradisi, Menguatkan Persatuan dan Kesatuan" ini berlangsung sejak Kamis (25/6/2026) hingga mencapai puncaknya pada Jumat (26/6/2026) malam.
Ketua Panitia kegiatan, Suratin, S.Pd., menyampaikan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan acara ini adalah menjaga warisan luhur para pendahulu sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga. Lebih dari itu, momentum ini juga menjadi ungkapan rasa syukur yang mendalam atas kelimpahan rezeki berupa hasil bumi.
"Warga kami mayoritas berprofesi sebagai petani hortikultura. Komoditas unggulan seperti kentang, cabai, tomat, kubis, wortel, dan bawang daun (oncang) melimpah di sini. Ini adalah momen terbaik bagi kami untuk bersyukur kepada Allah SWT," ujar Suratin.
Rangkaian kegiatan spiritual ini dikemas secara terstruktur selama dua hari berturut-turut dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat:
- Kamis (25/6/3026): Diawali dengan aksi reresik (bersih-bersih) area pemakaman dan nyekar massal oleh warga setempat. Memasuki waktu ba'da Maghrib, warga berkumpul di Komplek Pemakaman Mbah Kyai Gunung untuk melaksanakan mujahadah dan tahlilan massal demi mendoakan para leluhur desa.
- Jumat (26/6) siang: Lantunan ayat suci menggema dalam acara Khotmil Qur'an yang digelar langsung di komplek cungkup Mbah Kyai Gunung pasca-salat Jumat.
- Jumat sore (Acara Inti): Kegiatan bergeser ke Komplek Madrasah Diniyah (Madin) Miftahul Huda RW002 untuk pelaksanaan Pengajian Akbar yang menghadirkan ulama kondang, Gus Wardan.
- Jumat malam: Rangkaian acara ditutup dengan agenda spiritual kolosal bertajuk "Wanaraja Bersholawat" yang diikuti oleh jamaah dengan khusyuk.
Acara ini mendapatkan apresiasi tinggi dan dihadiri oleh jajaran tokoh penting serta elemen lintas sektor. Di antaranya adalah Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimca) Wanayasa, Kepala Desa Wanaraja beserta seluruh perangkatnya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, seluruh Pengurus Ranting NU di wilayah Desa Wanaraja, serta Pengurus MWC NU Kecamatan Wanayasa.
Selain tokoh agama dan pemerintahan setempat, hadir pula perwakilan politik daerah, yakni anggota DPRD Fraksi PKB Kabupaten Banjarnegara dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banjarnegara.
Puncak acara tasyakuran ditandai dengan kehadiran puluhan tumpeng, ambengan, dan ingkung ayam jawa asli yang dibawa secara swadaya oleh warga masyarakat Desa Wanaraja, khususnya dari wilayah RW002.
Setelah doa penutup dipanjatkan, kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan pembagian tumpeng ingkung untuk selamatan bersama. Tradisi Kembul Bujana (makan bersama) ini menjadi simbol nyata dari manifestasi persatuan, kesetaraan, dan kerukunan hakiki yang terus dirawat oleh warga Desa Wanaraja.(Heri)
View


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments