Bidik Prestasi, 7 Atlet Karate muda Kota Probolinggo Berlaga di Piala Kapolda Jatim (Foto: istimewa)
Jawapes, Probolinggo – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo resmi memberangkatkan tujuh atlet karate terbaiknya untuk berlaga dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Piala Kapolda Jawa Timur 2026.
Kontingen yang berada di bawah naungan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Probolinggo tersebut dijadwalkan berangkat ke lokasi pertandingan pada Jumat (19/6/26) pagi.
Ajang bergengsi yang digelar di jGOR basket unesa , kecamatan laskarsatri, Surabaya pada 20 hingga 21 Juni 2026 tersebut diselenggarakan secara khusus dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Partisipasi dalam kompetisi ini merupakan bagian utama dari program pembinaan atlet berkelanjutan yang selama ini konsisten dijalankan oleh pengurus FORKI setempat, termasuk melalui seleksi ketat pada ajang Kejurkat (Kejuaraan Kota) sebelumnya.
Menariknya, komposisi tim yang dikirim kali ini sangat beragam, karena terdiri dari para atlet muda potensial yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).
Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, menyatakan bahwa pengiriman tujuh atlet ini menjadi bukti nyata bahwa proses regenerasi cabang olahraga karate di Kota Probolinggo berjalan secara optimal.
Menurut Zulfikar, keterlibatan aktif para atlet usia dini dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut merupakan indikator positif atas keberhasilan program pembinaan olahraga di lingkungan sekolah.
"Keikutsertaan tujuh atlet ini menunjukkan bahwa sistem pembinaan di dalam FORKI berjalan dengan baik, sekaligus menjadi bukti kuatnya semangat bertanding para atlet muda Kota Probolinggo," ujar Zulfikar.
Selain mengejar pencapaian prestasi, kompetisi tingkat provinsi ini juga difungsikan sebagai tolok ukur penting untuk mengukur kemampuan teknik serta kesiapan mental bertanding para atlet di lapangan.
"Kami mengapresiasi perjuangan atlet FORKI Kota Probolinggo di Piala Kapolda Jatim. Tampil di ajang provinsi ini adalah langkah penting untuk mengasah mental bertanding dan juga mengharumkan nama Kota Probolinggo," lanjutnya.
Pihak KONI berharap seluruh anggota kontingen dapat memanfaatkan kesempatan kejuaraan ini semaksimal mungkin guna menambah pengalaman sekaligus meningkatkan kualitas permainan mereka.
Di antara nama yang dikirim, kehadiran Bima Ardiansyah yang merupakan siswa SDK Mater Dei cukup menarik perhatian tim official dan pengurus.
Kehadiran atlet di tingkat sekolah dasar tersebut dinilai mencerminkan adanya kolaborasi dan dukungan yang kuat dari lembaga pendidikan terhadap pengembangan bakat olahraga sejak usia dini.
Di sisi lain, manajemen KONI juga mengingatkan seluruh anggota kontingen mengenai pentingnya menjaga nama baik daerah selama kejuaraan berlangsung di lokasi pertandingan.
Para atlet diimbau untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan menjaga kedisiplinan sebagai cerminan nilai budaya masyarakat Kota Probolinggo di tingkat Jawa Timur.
Secara rinci, tujuh atlet yang memperkuat FORKI Kota Probolinggo adalah Bima Ardiansyah (SDK Mater Dei), Ahmad Arifurrohman dan Ahsan Rizky Ramadhan (SMP IT Permata), Giovanni Maulana Akbar (SMPN 5), Abidzar Indra Wijaya (SMANOR), Keisya Risela (SMAN 4), serta Bilqis (SDN Sukabumi 2). (Id)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments