![]() |
| Bupati Situbondo memberikan sambutan dan arahan, sekaligus membuka acara bimtek Jitupasna |
Jawapes, SITUBONDO - Pemkab Situbondo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar bimbingan teknis pengkajian kebutuhan pasca bencana (Jitupasna), serta penyusunan dokumen rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana (R3P) yang diselenggarakan selama dua hari, mulai tanggal 24 sampai 25 Juni 2026, di salah satu Cafe di Situbondo. Kegiatan bimtek tersebut dibuka langsung oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo.
Dalam acara tersebut, Bupati Situbondo berharap ada keseriusan dalam upaya penanganan dan pencegahan bencana alam. Kabupaten Situbondo memiliki berbagai potensi ancaman bencana, seperti bencana banjir bandang, tanah longsor, gempa bumi, angin kencang dan bencana lainnya. Kondisi geografis dan karakteristik wilayah Situbondo menuntut kesiapaiagaan dari seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi resiko bencana. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa setiap tahapan penanggulangan bencana dapat dilaksanakan secara efektif dan terkoordinasi.
"Saya berharap kepada seluruh peserta agar mengikuti bimtek dengan bersungguh-sungguh. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi dan memperkuat koordinasi antar instansi," ungkapnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi awak media, Kalaksa BPBD Situbondo Timbul Surjanto menjelaskan, BPBD Situbondo mengadakan bimtek pengkajian kebutuhan pasca bencana (Jitupasna), serta rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana yang pesertanya diikuti oleh dari perwakilan OPD dan kecamatan, serta organisasi terkait kebencanaan. Adapun tujuan dari kegiatan bimtek yang diselenggarakan saat ini sebagai langkah untuk menyamakan persepsi terkait kajian kebutuhan pasca bencana. Sehingga langkah-langkah dari masing-masing OPD dalam penanganan pra bencana maupun pasca bencana bisa terkoordinir, efektif, efisien dan tepat sasaran.
''Kedepannya, kita sebagai pemerintah harus lebih sempurna dalam menangani kebencanaan yang menimpa masyarakat terdampa," pungkasnya. (Fin)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments