Toyota Hiace Rombongan WNA Hantam Mobil Mantan Kasat Reskrim Probolinggo di Jalur Bromo, 6 Wisatawan Luka-luka

Petugas unit lantas polres Probolinggo saat melakukan olah TKP kejadian (TKP).Tabrakaan beruntun melibatkan keluarga mantan kasat Reskrim polres Probolinggo cidera, sopir diduga tidak memiliki legalitas lengkap termasuk KTP saat diperiksa pihak kepolisian.


Jawapes, Probolinggo - Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, tepatnya di Jalan Raya Bromo, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (9/5/2026) pagi. 

Insiden yang terjadi pada pukul 11.30 WIB ini diduga dipicu oleh kegagalan sistem pengereman pada satu unit minibus yang membawa penumpang 6 wisatawan mancanegara (WNA).

Peristiwa bermula saat Toyota Hiace bernomor polisi BE 7013 AQ melaju turun dari arah wisata Gunung Bromo. Saat melintasi jalan yang menurun pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya. Sebelum menghantam kendaraan lainnya Minibus awalnya menabrak bagian belakang Toyota Rush bernomor polisi L 1965 WD yang melaju searah di depannya.

Benturan keras mengakibatkan minibus oleng ke sisi kanan dan masuk ke jalur berlawanan. Pada saat yang bersamaan sebuah mobil Renault bernomor polisi D 1785 NH muncul dari arah bawah atau probolinggo. Karena jarak yang dinilai terlalu dekat, tabrakan keduapun tak bisa dihindari. Sementara Laju pada kendaraan minibus baru terhenti setelah menghantam tiang listrik di pertigaan Desa Ngadas, kecamatan Sukapura, kabupaten Probolinggo.

Informasi yang dihimpun Mobil Renault diketahui dikendarai oleh AKP Putra Adi Fajar Winarsa mantan Kasat Reskrim Polres Probolinggo yang sedang dalam perjalanan liburan bersama keluarganya. Meski kendaraan yang ditumpangi sempat terguling akibat kerasnya benturan, AKP Fajar bersama istri dan anak mereka dilaporkan selamat dari maut dan hanya mengalami luka-luka. Ketiganya segera dievakuasi menuju RSUD Ar-Rozy untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif 


"Benar, kami sekeluarga sedang dalam perjalanan menuju Bromo untuk berlibur. Namun di lokasi, tiba-tiba ada kendaraan dari arah atas yang hilang kendali dan langsung menabrak kami," ujar Fajar saat dikonfirmasi mengenai musibah tersebut.

Selain keluarga AKP Fajar, enam penumpang minibus yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Singapura juga menderita luka-luka.

Inilah identitas Para korban tersebut; Salimah Binte Shaik Jamal, Hafidzah Binte Ithnin, Tan Ai Ling, Ng Chew Lan, Nola Binte Mansjur, dan Cheang Wei Ting. Seluruh korban kini telah dievakuasi ke Puskesmas Sukapura.

Berdasarkan data penyelidikan awal dari pihak Kepolisian, pengemudi minibus diketahui bernama Angga (39), warga asal Tabanan, Bali. Namun, saat diperiksa oleh petugas, pengemudi tidak dapat menunjukkan identitas resmi seperti KTP maupun surat izin mengemudi (SIM).

Data hasil pemeriksaan saksi juga mengungkap bahwa Angga merupakan sopir pengganti dan bukan pengemudi asli dari armada wisata tersebut. Sehingga dipastikan pengemudi tidak menguasai medan jalan yang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kegagalan fungsi rem.

Hingga berita ini diturunkan, Kanit Gakkum satlantas polres Probolinggo Aipda Aditya Wikrama menyampaikan bahwa polisi masih melakukan pendataan di lokasi kejadian. Mengenai total kerugian materiil akibat kerusakan empat kendaraan dan fasilitas umum tersebut, pihaknya belum bisa memastikan dikarenakan masih dalam proses penghitungan dan olah TKP lebih lanjut.(Id)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

أحدث أقدم

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan