Jawapes, Kota Pasuruan – PDI Perjuangan terus memperkuat konsolidasi internal menjelang agenda politik mendatang. Hal itu ditandai dengan pelantikan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten dan Kota Pasuruan masa bakti 2026–2031 yang digelar di Cafe Kopi Teli Awang-Awang, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (17/5/2026) pagi.
Pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat kaderisasi. Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars dan Hymne PDI Perjuangan, Dedication of Life, sambutan, prosesi pelantikan hingga doa penutup yang dipandu MC Lia Aprilia.
Prosesi pelantikan pengurus PAC PDI Perjuangan Kabupaten dan Kota Pasuruan masa bakti 2026–2031 dipimpin sekaligus dibacakan oleh Andri Wahyudi dan Qintharra U Yassifa. Jalannya pelantikan berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan, menandai dimulainya kepengurusan baru di tingkat kecamatan sebagai bagian dari penguatan struktur partai serta konsolidasi organisasi hingga akar rumput.
Dalam agenda tersebut, sebanyak empat PAC PDI Perjuangan Kota Pasuruan dan 24 PAC Kabupaten Pasuruan resmi dilantik di hadapan jajaran pengurus DPD, DPC, serta para kader yang hadir.
Sejumlah tokoh partai turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya anggota DPR RI Dapil Pasuruan–Probolinggo dr. Mufti Anam, anggota DPRD Jawa Timur Edy Paripurna, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deny Wicaksono beserta jajaran, pengurus DPC PDI Perjuangan Kota dan Kabupaten Pasuruan, serta Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota dan Kabupaten Pasuruan.
Pelantikan secara resmi dibuka oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deny Wicaksono.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Samsul Arifin, dalam laporannya menegaskan bahwa susunan pengurus PAC kali ini banyak diisi kader baru dan generasi muda sebagai bentuk regenerasi partai.
“Kita berkomitmen membangun struktur partai yang lebih segar dengan keterlibatan anak-anak muda dan kader baru,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Husairi. Menurutnya, proses kaderisasi di internal partai terus berjalan dan dibuktikan melalui komposisi pengurus baru yang didominasi generasi muda.
“Hampir 60 persen pengurus baru diisi generasi Gen Z. Ini bukti bahwa kaderisasi di internal partai berjalan dan kami berkomitmen terus bekerja menambah target kursi partai ke depan,” tegas Mahfud.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang dinilai telah bekerja maksimal menyukseskan agenda pelantikan tersebut.
Sementara itu, dalam arahannya, Deny Wicaksono menegaskan bahwa tantangan politik ke depan akan semakin berat sehingga seluruh kader harus solid, bergerak, dan terus melakukan kaderisasi secara berkelanjutan.
Menurutnya, partai wajib memberikan ruang bagi kader muda untuk berkembang dan terlibat aktif dalam kerja-kerja organisasi.
“Anak-anak muda harus diberi kesempatan. Minimal bekerja dulu enam bulan. Kaderisasi harus terus berjalan,” ujar Deny.
Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap penguatan peran media sosial sebagai instrumen perjuangan partai di era digital.
Deny mewajibkan seluruh pengurus PAC memiliki minimal tiga media sosial untuk mengantisipasi hoaks sekaligus memperkuat citra positif partai.
“PAC harus aktif setiap hari. Media sosial wajib dimaksimalkan untuk meng-counter isu hoaks dan menaikkan nilai tambah partai,” tegasnya.
Selain kerja politik, Deny menekankan bahwa PDI Perjuangan tidak hanya bergerak pada urusan pemerintahan dan politik semata, tetapi juga aktif merangkul berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan sosial, budaya, olahraga, hingga pemberdayaan ekonomi.
Menurutnya, ruang-ruang sosial harus dimanfaatkan sebagai bagian dari gerakan partai yang lebih dekat dengan masyarakat.
Deny juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara kader senior dan junior agar terjadi proses pembelajaran dan keseimbangan dalam organisasi.
Tak hanya itu, ia meminta DPC mulai menyiapkan kader dan susunan bakal calon legislatif sejak dini untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Kalau tidak disiapkan dari sekarang, kerja partai akan berat. Antar kader dan caleg harus gotong royong, tidak bisa bekerja sendiri,” tegasnya.
Pelantikan pengurus PAC ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi partai hingga tingkat kecamatan dan akar rumput. Setelah agenda ini, DPC diminta segera mempersiapkan musyawarah ranting, sementara DPD Jawa Timur akan memperkuat proses kaderisasi bagi kader-kader baru sebagai bagian dari penguatan struktur partai menuju agenda politik mendatang. (Djie)
View

إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments