Rem Blong Berujung Maut! Truk Trailer Hantam 5 Mobil di Perlintasan KA Probolinggo, 1 Keluarga Tewas Seketika


Petugas satlantas polres Probolinggo saat melakukan olah TKP, kecelakaan beruntun di palang pintu kereta api malasan Probolinggo. (Foto:Dok //lantas polres Probolinggo) 

Probolinggo, JawaPes – Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Raya Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Insiden maut ini diduga dipicu truk trailer yang mengalami rem blong hingga menghantam kendaraan di depannya.

Peristiwa bermula saat truk trailer Nissan bernopol B-9625-UEJ melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya dilokasi kejadian Kendaraan bermuatan triplek yang dikemudikan Cecep Adi Sucipto (46), warga Kutorejo, Mojokerto tiba-tiba tak terkendali saat hendak melintasi di perlintasan kereta api Malasan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Sejumlah kendaraan yang terlibat dilaporkan dalam keadaan mengantre atau menunggu palang pintu perlintasan kembali dibuka.

"Saat itu posisi semua kendaraan sedang berhenti karena ada kereta api yang akan lewat. Tiba-tiba saja terdengar suara benturan yang sangat keras dari arah belakang," tutur Umar warga sekitar. Minggu (18/4/26) malam.

Diduga kuat sistem pengereman mengalami gangguan, membuat laju truk tak bisa dihentikan. Dalam kondisi tersebut, kendaraan berat itu langsung menabrak sedan Toyota Limo AG-1644-EG yang dikemudikan Sutrisno (60), saat itu membawa tiga anggota keluarganya.

Benturan keras dari belakang memicu tabrakan beruntun. Sedan terdorong menghantam pickup Daihatsu Granmax P-8361-GL yang dikemudikan Muhammad Iswanto (33), lalu berlanjut ke pickup N-8387-YH yang dikemudikan Agus Heri Wibowo (50).

Rangkaian kecelakaan tidak berhenti di situ. Minibus Toyota Hi-Ace P-7022-QB yang dikemudikan Abd. Ghopar Jaelani (44) ikut terdampak, hingga akhirnya benturan terakhir mengenai truk tractor head Hino T-9698-TA yang dikemudikan Joko Trimono (41). Seluruh kendaraan diketahui melaju searah sebelum kejadian.

Akibat hantaman beruntun tersebut, sedan Toyota Limo mengalami kerusakan paling parah (ringsek). Seluruh penumpang di dalamnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban diketahui satu keluarga asal Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Mereka adalah Sutrisno (60), T. Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), serta balita berusia 3 tahun, Giovano Malik Ibrahim. Jenazah keempat korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Moh. Saleh, Kota Probolinggo.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, IPDA Aditya Wikrama, menyebut dugaan awal kecelakaan berasal dari kegagalan sistem pengereman pada truk trailer.

"Dari hasil olah TKP sementara, kecelakaan diduga akibat rem blong pada kendaraan trailer," ujar Aditya melalui pesan singkat, Minggu (19/4/2026) pagi.

Ia menambahkan, keterangan pengemudi truk juga menguatkan dugaan tersebut. Namun demikian, pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan teknis lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

"Selain keterangan sopir, kami juga akan lakukan uji kelaikan kendaraan untuk mengetahui kondisi sebenarnya," imbuhnya.

Sementara, Sopir pickup Daihatsu Granmax bermuatan sayur, Muhammad Iswanto, dinyatakan selamat meski sempat terjepit oleh bodi kendaraan hingga mengalami luka yang cukup serius, kini korban menjalani perawatan di RSUD Wonolangan Dringu. (Id)
Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan