![]() |
| Foto; Kantor Desa Grecol Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga sebagai pelaksana kegiatan penjaringan Perangkat Desa tahun 2026 |
Jawapes, PURBALINGGA - Pemerintah Desa Grecol Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga telah melaksanakan kegiatan Penjaringan Perangkat Desa, dimana uji materi dilakukan pada tanggal 14 Februari 2026 di SMK Negeri 1 Purbalingga dan Pelantikan Perangkat Desa terpilih pada hari Kamis, 12 Maret 2026 dengan dihadiri oleh segenap Forkopimcam Kalimanah.
Adapun kekosongan Perangkat Desa Grecol yang di rebutkan oleh 60 peserta serta di sondingkan antara lain Kasi Pemerintahan, Kasi Pelayanan dan Kasi Kesejahteraan (Kesra). Namun dalam kegiatan tersebut, disinyalir menuai dugaan adanya main mata yang diteruskan main uang panas oleh Kepala Desa setempat. Alih-alih terindikasi ada salah satu peserta yang menerima uang pengembalian DP sejumlah Rp.30 Juta oleh Kepala Desa Grecol melalui anaknya yang merupakan peserta terpilih dalam Penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa.
Ketua Panitia Penjaringan Perangkat Desa Grecol, Sumojo S.Pd mengatakan, bahwa masalah tentang dugaan adanya main uang tidak benar dan saya baru tau ketika njenengan mengkonfirmasi.
"Kami panitia ketat mas dalam hal penjaringan hingga uji materi peserta," katanya kepada wartawan.
Sumojo menjelaskan, sebelum sampai pada sosialisasi kami sudah menyampaikan ke Forkopimcam (lengkap) bahwa kami panitia tidak akan merepotkan panjenengan semua (terjadi masalah), buktikan saja.
"Kami panitia tidak pernah berkomunikasi dengan para peserta dalam bentuk apapun," ungkapnya.
Terkait penyusun materi ujian oleh tim penguji, lebih lanjut Sumojo mengatakan, penyusunan soal dibuat pada hari Rabu sore tanggal 11 Februari 2026 oleh tim dari SMK Negeri 1 Purbalingga dan penguji dikarantina di SMP Negeri 1 Purbalingga.
"Ada 9 penguji dari pihak ke 2 yaitu dari SMKN 1 Purbalingga dan peserta berjumlah 60 orang," ujar Sumojo kepada wartawan saat dikonfirmasi, Sabtu pagi (14/03/2026) dirumahnya.
Dari hasil seleksi penilaian oleh tim penguji, untuk nilai rata-rata tertinggi 134 dan terendah 54. Sedangkan persentase peserta dari wilayah sekitar 20%. Para peserta ada dari lulusan SMA/SMK, Diploma (D1), S1 dan S2.
"Peserta terpilih untuk Kasi Pelayanan dari lulusan S1 atas nama Siska Wahyu Lestari S.Pd, Kasi Pemerintah dari lulusan SMK Negeri Purbalingga atas nama Wisnu Bramaryo dan Kasi Kesejahteraan dari lulusan SMK Negeri Purbalingga atas nama Eko Rismanto," jelasnya.
Sementara Kepala Desa Grecol Kecamatan Kalimanah saat dilakukan klarifikasi, Suparno menyatakan, dalam penjaringan ada 60 peserta untuk seleksi di Kasi Pemerintah, Kasi Kesejahteraan, Kasi Pelayanan dan salah satunya anak saya terpilih.
"Formasi masing-masing kelompok untuk Kasi Pemerintah berjumlah 19, Kasi Kesejahteraan berjumlah 20 dan Kasi Pelayanan berjumlah 21. Kegiatan Penjaringan Perangkat Desa Grecol Kecamatan Kalimanah diketuai oleh sdr Sumojo," terangnya kepada wartawan.
Ditempat terpisah, orang tua dari salah satu peserta yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan, betul anak saya ikut dalam Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Grecol namun tidak terpilih.
"Anak saya lulusan Sarjana Komputer (S1) namun kalah dengan lulusan SMK. Hal itu yang juga rame sebagai perbincangan ditengah masyarakat, tapi bagaimana lagi, semua sistem dan njenengan lebih paham mas," ujarnya kepada wartawan.
Mengenai uang Rp.30 Juta sebagai DP (Down Payment) atau uang muka, lanjutnya, bahwa memang anaknya yang mengembalikan kesini, ya begitulah mas wartawan, saya tidak banyak komentar.
"Anak Kepala Desa Grecol yang mengantar kesini," tuturnya.(Tio/Cpt)
(Bersambung)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments