PROBOLINGGO, Jawapes – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo terus memperkuat komitmen dalam melestarikan kekayaan sejarah daerah Selasa (10/2/2026) sore,
Kepala Disdikbud Kota Probolinggo, Siti Romlah melakukan peninjauan ke Menara Air Randu Pangger Untuk mematangkan konsep alih fungsi bangunan cagar budaya tersebut menjadi destinasi wisata unggulan.
Dalam kunjungan tersebut, Untuk menindaklanjuti rencana pemanfaatan bangunan cagar budaya sebagai sarana pembelajaran sejarah bagi pelajar.
Peninjauan dilakukan bersama jajaran PUDAM Bayuangga selaku pengelola fasilitas. untuk menyelaraskan fungsi teknis dan nilai bangunan.
Kegiatan berlangsung pada pukul 15.00 WIB, yang dilaksanakan di lokasi menara air dan dihadiri oleh Direktur PUDAM Bayuangga Kota Probolinggo Indra Sovia Jalal beserta manajemen.
Agenda ini menjadi bagian dari koordinasi lintas instansi dalam mendukung pengembangan fungsi edukasi situs bersejarah.
Direktur PUDAM Bayuangga Indra Sovia Jalal menyampaikan pihaknya membuka peluang pemanfaatan kawasan tersebut sebagai sarana pendidikan.
Ia mengatakan bahwa menara air tersebut memiliki nilai sejarah yang dapat dikenalkan kepada generasi muda.
"Kami siap mendukung pengembangan menara air sebagai destinasi edukasi sejarah bagi pelajar," ujar Indra
Tak hanya itu ia juga menjelaskan penataan kawasan akan dilakukan secara bertahap agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Dan Langkah tersebut juga bertujuan untuk menjaga keberadaan bangunan sebagai bagian dari aset sejarah daerah.
Sementara kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo Siti Rohmah mengatakan lokasi tersebut berpotensi menjadi sumber pembelajaran kontekstual. Dirinya menilai pengenalan situs bersejarah dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap perkembangan kota.
"Tempat ini dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sejarah bagi peserta didik," kata Romlah.
Selain fungsi pendidikan, pemanfaatan kawasan juga dikaji untuk mendukung pengembangan wisata berbasis sejarah. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya antara PUDAM Bayuangga dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas pemanfaatan bangunan cagar budaya secara berkelanjutan.
Hingga saat ini, Menara Air Randu Pangger telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya di Kota Probolinggo. Pengelola dan pemerintah daerah akan melanjutkan pembahasan untuk merealisasikan pemanfaatan kawasan sebagai sarana destinasi wisata dan pelestarian sejarah.(Id)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments