Jawapes, SIDOARJO – Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus menunjukkan perkembangan nyata di Kecamatan Tarik, Jumat (29/8/2025). Program ini menjadi bukti sinergi antara TNI, pemerintah desa, tenaga tukang ahli, serta peran aktif warga yang bergotong royong mewujudkan rumah layak huni bagi sesama.
Dari alokasi 5 unit rumah yang menjadi sasaran RTLH di Kecamatan Tarik, seluruhnya kini tengah dalam tahap pembangunan dengan capaian progres yang menggembirakan. Rinciannya antara lain Ngatminah, warga Desa Tarik RT05/RW01, progres 60 persen Romaji, warga Desa Gamping Rowo RT15/RW03, progres 50 persen Rochim, warga Desa Balong Macean RT15/RW05, progres 50 persen, Suparman, warga Desa Balong Macean RT18/RW05, progres 50 persen, Kariyono, warga Desa Kedung Bocok RT04/RW02, progres 60 persen.
Dalam setiap lokasi pengerjaan, hadir dukungan gabungan dari unsur TNI melalui Babinsa Koramil 0816/11 Tarik, dua tukang ahli, serta masyarakat setempat yang turut memberikan tenaga dan semangat dalam bergotong royong.
Babinsa Koramil 0816/11 Tarik, Serka Warsono, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program RTLH bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat.
“Kami tidak hanya mengawasi, tetapi ikut turun langsung membantu agar program RTLH ini benar-benar bermanfaat. Hunian yang layak adalah hak setiap warga. Melalui kebersamaan, kerja keras, dan gotong royong, kami berkomitmen mendukung agar rumah-rumah ini dapat segera dihuni dengan nyaman oleh masyarakat,” ungkapnya penuh semangat.
Lebih lanjut, Serka Warsono juga memberikan apresiasi terhadap antusiasme warga yang secara sukarela ikut mendukung pembangunan. Meski dengan keterbatasan tenaga, kontribusi masyarakat sangat berarti dalam mempercepat penyelesaian program.
Program RTLH di Kecamatan Tarik diharapkan dapat selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kehadiran TNI bersama masyarakat juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong yang selalu menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Dengan terlaksananya program ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat, serta tercipta lingkungan yang lebih layak, sehat, dan sejahtera bagi warga penerima manfaat.(Tyaz)
View
إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments